PMI: Donor Plasma Konvalesen Efektif untuk Gejala Ringan-Sedang Bukan Akut
Sabtu, 17 Juli 2021 - 14:02 WIB
"Cuma mesti dicatat itu bukan satu-satunya cara penyembuhan karena dia minum vitamin, minum obat segala macam tapi itu dianggap sebagai booster. Kalau yang ringan dan menengah mendapatkan plasma itu mempercepat proses. Dengan begitu dia kemasukan elemen antibodi yang baru," tuturnya.
Di sisi lain, masyarakat juga perlu tahu bahwa yang boleh mendonor adalah orang yang kena penyakit menengah dan berat. "Dan itu diharapkan punya antibodi. Nah antibodi itu dimanfaatkan untuk plasma," ungkapnya.
Sudirman Said menyebut jika 2,1 juta penyintas bersedia donor, maka yang diperkirakan memenuhi syarat tidak sampai 5%. Sehingga suplainya memang akan sulit. "Jadi secara natural akan terjadi mismatch. Dulu kita sempat antrean terbanyak 1.000 orang tapi sekarang sudah 5.000 orang. Jadi untuk sampai mendapatkan plasma harus nunggu antrean. Ini data seluruh Indonesia," katanya.
Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Penyintas Diajak Donor Plasma konvalesen
(abd)
Lihat Juga :