Panglima TNI Pastikan Distribusi Obat dan Vitamin Covid-19 Tepat Sasaran

Jum'at, 16 Juli 2021 - 17:23 WIB
Sekadar informasi, paket obat dan vitamin tersebut terdiri dari dua jenis paket. Pertama, paket satu untuk warga dengan PCR positif Covid-19 tanpa gejala atau OTG. Paket dua untuk warga dengan PCR positif Covid-19 disertai keluhan demam dan kehilangan penciuman. Pendistribusian 300.000 paket obat dan vitamin tersebut dibagi menjadi tiga tahap pengiriman. Dimana setiap minggunya akan dikirim 100.000 paket obat.

Paket obat ini membutuhkan konsultasi dan resep dokter. Dokter Puskesmas akan menetapkan pasien untuk mendapatkan paket obat dan vitamin, kemudian bidan desa bersama Babinsa akan menyerahkan kepada pasien kurang mampu yang sedang menjalani isoman di rumah masing-masing.

Selain itu, efek samping dari obat tersebut juga di monitoring oleh Bidan Desa bersama Babinsa yang akan dilaporkan secara berjenjang kepada Kakesdam dan Kadinkes Provinsi untuk ditindak lanjuti. Hadi pun berpesan agar puskesmas wajib mempunyai database, yang rapih supaya memudahkan giat pendistribusian.

"Laporkan kepada Kepala Puskesmas apabila mereka itu adalah OTG dan akan diberikan obat, demikian juga yang ODG ringan akan diberikan obat dan tidak usah takut, semua akan dilayani dengan baik oleh Puskesmas, didampingi Babinsa dan Babinkamtibmas,” bebernya.

Panglima TNI mengatakan, selain mendistribusikan 300.000 paket obat dan vitamin gratis, TNI juga telah mengirimkan 54 Nakes dari Siswa Sekolah Perwira Karier (Sepa PK). Mereka dikirim menggunakan pesawat Hercules TNI AU ke wilayah Bandung dengan jumlah 15 personel, Semarang 24 personel, serta Solo 15 personel untuk membantu melaksanakan serbuan vaksinasi nasional
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!