Polri Gencar Gelar Vaksinasi Massal, ICK Acungi Jempol 

Kamis, 01 Juli 2021 - 14:06 WIB
Gardi menjelaskan, secara konseptual, Kampung Tangguh memiliki empat tujuan utama. Pertama, mendisiplinkan warga agar benar-benar mengikuti protokol kesehatan.

Kedua, menekan dan menurunkan angka tingkat penyebaran Covid-19 dengan adanya peran serta masyarakat di masing-masing wilayah. Ketiga, menyelesaikan dampak sosial di wilayah masing-masing secara gotong royong sehingga sedikit banyak bisa mengantisipasi terjadinya dampak sosial, seperti kekurangan pangan, kelaparan, dan lain sebagainya. Antisipasi ini diwujudkan dalam bentuk ketahanan pangan di masing-masing wilayah. Baca juga: HUT Bhayangkara di Tana Toraja, para Jurnalis Main Futsal Pakai Daster

Keempat, menjaga keamanan dan ketertiban wilayah masing-masing. Salah satu hal yang patut diwaspadai akibat wabah Covid-19 ini adalah ancaman Kamtibmas. Sebab, sangat memungkinkan terjadi kriminalitas akibat pandemi. Karenanya Kampung Tangguh berperan untuk menjaga dan memastikan kondisi Kamtibmas di masing-masing wilayah terjaga dengan baik.

Selain itu, di tengah kesibukan membantu penanganan pandemi Covid-19, Polri juga tidak melupakan tugas utamanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Buktinya, Polri berhasil mengungkap kasus penyelundupan 1.129 ton sabu dari Timur Tengah. Pengungkapan kasus penyelundupan sabu yang digelar langsung Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Polda Metro Jaya pekan lalu tersebut merupakan kasus penyelundupan sabu terbesar di Indonesia selama tahun 2021 ini.

“Karenanya kami memberi apresiasi yang sangat besar atas kerja keras jajaran Bhayangkara di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” tukasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!