Jokowi Tuding Libur Lebaran dan Varian Baru Penyebab Kasus Covid-19 Melonjak
Rabu, 30 Juni 2021 - 16:23 WIB
Sejumlah pasien COVID-19 menunggu di kursi roda untuk mendapatkan kamar perawatan di selasar Ruang IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). FOTO/ANTARA/Fauzan
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kasus aktif harian Covid-19 mengalami pasang surut sejak pandemi ini melanda Indonesia. Namun, ia menyoroti bahwa kenaikan kasus saat ini disebabkan oleh aktivitas libur lebaran Idul Fitri 1442 H dan masuknya varian baru Covid-19 dari negara lain.
"Pada saat itu kasus kita awal Februari awal Januari, kasus kita juga naik sampai 176.000 kasus (aktif). 176.000 kasus (aktif). Pernah turun, di Mei pertengahan, 18 Mei saya ingat sudah turun menjadi 87.000 kasus (aktif)," kata Jokowi saat membuka Munas Kadin di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/6/2021).
"Sudah turun dalam 4 bulan. Pelan, pelan, pelan turun sampai 87.000. Tetapi begitu ada liburan, liburan lebaran kemarin plus varian baru, hari ini kita naik, melompat dua kali lipat lebih menjadi 228.000," katanya.
Baca juga: Satgas Covid Depok Temukan 40 Kasus Klaster Libur Lebaran
"Pada saat itu kasus kita awal Februari awal Januari, kasus kita juga naik sampai 176.000 kasus (aktif). 176.000 kasus (aktif). Pernah turun, di Mei pertengahan, 18 Mei saya ingat sudah turun menjadi 87.000 kasus (aktif)," kata Jokowi saat membuka Munas Kadin di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/6/2021).
"Sudah turun dalam 4 bulan. Pelan, pelan, pelan turun sampai 87.000. Tetapi begitu ada liburan, liburan lebaran kemarin plus varian baru, hari ini kita naik, melompat dua kali lipat lebih menjadi 228.000," katanya.
Baca juga: Satgas Covid Depok Temukan 40 Kasus Klaster Libur Lebaran
Lihat Juga :