KDRT dan Pembunuhan di Rumah Tangga Marak, Megawati: Saya Sampai Pusing Kepala

Selasa, 29 Juni 2021 - 21:11 WIB
Menurut Mega, banyak perempuan yang membuat kaumnya menjadi terhina karena mau dikasari oleh suaminya. Megawati menegaskan tidak mau dibegitukan oleh suaminya. Karena, dalam agama itu suami adalah imam atau pemimpin keluarga. “Jadi kaum perempuan, aduh, kadang-kadang kita sendiri membuat kaum perempuan menjadi terhina. Bayangkan, kok mau ya digampar sama suami? kalau saya sih nggak mau. Loh iya dong, dari sisi agama, dikatakan kaum laki-laki adalah imamnya, imamnya, imam is sesuatu yang harus, maksud saya, highclass, tapi kenapa kenyatannya tidak,” beber Mega.

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) ini mengaku sampai sakit kepala melihat banyaknya berita di televisi, bahwa KDRT itu sampai kepada pembunuhan yang dilakukan anak kepada orang tua, atau orang tua kepada anaknya sendiri. “Kalau lihat di tv sekarang, aduh saya sampai pusing kepala, anak dibunuh orang tuanya sendiri, anak membunuh orang tuanya sendiri, why?,” tukasnya.

Oleh karena itu, Mega meminta agar persoalan ini dipikirkan, bila perlu dibuat diskusi khusus. Karena, Mahatma Gandhi mengatakan sebuah bangsa itu harus seperti burung. “Kalau saya nambahi, burung garuda terbang ke angkasa dengan kepakan dua sayapnya. Maksud saya sayapnya iki sopo? (siapa), suami-istri, laki-perempuan. Lah kalau satu keok mana bisa terbang,” tandas Mega.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!