DPP IMM Mengutuk Penghancuran Masjid untuk Pembangunan Pusat Perbelanjaan di Xinjiang

Selasa, 29 Juni 2021 - 14:00 WIB
Ketua DPP IMM, Rimbo Bugis mengutuk tindakan Pemerintah China yang menghancurkan masjid di Kota Hotan, Daerah Otonomi Uighur Xinjiang dan akan menggantinya dengan pusat perbelanjaan besar. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) mengutuk tindakan Pemerintah China yang menghancurkan masjid di Kota Hotan, Daerah Otonomi Uighur Xinjiang dan akan menggantinya dengan pusat perbelanjaan besar termasuk Hampton, sebuah merek hotel yang dimiliki oleh Hilton Worldwide Holdings Inc.

“Kami mengutuk aksi biadab otoritas Tiongkok dan meminta Hilton Worldwide Holdinh Inc untuk membatalkan semua bentuk kerja sama pembangunan pusat perbelanjaan termasuk hotel dengan Pemerintah China,” ujar Ketua DPP IMM, Rimbo Bugis dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Selasa, (29/6/2021). Baca juga: Profile Ari Kuncoro, Rektor UI yang Panggil Ketua BEM karena Meme Kritik Jokowi



Dikutip dari surat kabar Inggris The Daily Telegraph, sebuah perusahaan China bernama Huan Peng Hotel Management Company, Ltd mengaku telah membeli lahan masjid melalui lelang publik pada 2019 dan kabar hancurnya masjid ini baru diketahui publik dari disiarkan radio Radio Free Asia (RFA).

Layanan Uighur RFA mengkonfirmasi bahwa masjid yang hancur adalah masjid Duling di pusat Hotan sebuah kota berpenduduk 409 ribu orang di barat daya Xinjiang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!