KSAL Ancam Pecat Taruna/Taruni yang Terbukti LGBT

Rabu, 23 Juni 2021 - 21:08 WIB
"Hal ini merupakan ancaman moral yang belakangan harus dihadapi. Selain itu, masuknya paham radikalisme dan ekstrimisme ke kalangan masyarakat cukup mengkhawatirkan terlebih khusus di lingkungan TNI yang merupakan alat negara," katanya.

Lebih lanjut KSAL menjelaskan tantangan dan beban tugas generasi penerus TNI AL akan semakin berat, kompleks, dan dinamis. Adanya tantangan dan ancaman yang ada, lulusan AAL harus memiliki karakter yang kuat dan kemampuan memimpin serta kompetensi sebagai tentara profesional.

"Kalian 101 personel harus bersama-sama terus saling bahu-membahu dan jangan hanya karena jabatan kalian saling menjatuhkan satu sama yang lain. Sulit mencapai sukses tanpa saling membantu. Kalian harus kuat dari sekarang, tantangan jaman kalian jauh lebih berat daripada zaman saya, maka dari itu kalian harus bersama-sama bahu-membahu dan saling membantu," kata KSAL.

Baca juga: Ruqyah dan Pemerkosaan 'Korektif', Terapi Konversi LGBT yang Kontroversial di Indonesia
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!