Nusron Wahid Sulap Pesantren Jadi Shelter dan RS Darurat Covid-19

Kamis, 17 Juni 2021 - 13:54 WIB
Menurut Nusron, tidak ada yang mengetahui kapan pandemi ini berakhir. Karena itu, dia berikhtiar bagaimana bisa membantu masyarakat dan pemerintah dalam penanganannya. "Pokoknya kalau ada yang gejala ringan agar tidak menular bisa masuk ke shelter dan RS darurat ini," kata politikus Partai Golkar ini.

Rencananya, rumah sakit darurat dan shelter akan mampu menampung maksimal 100 orang. Untuk operasional sehari-hari Nusron akan minta dibantu dengan RS rujukan yang sudah mapan. "Saat ini IHC sudah bersedia. Tinggal kita akan jalin komunikasi dengan klinik dan RS yang sudah mapan yang terdekat," terangnya.

Baca juga: Prihatin! 766 ASN Karawang Terpapar COVID-19, 25 Orang Meninggal

Saat ini, lanjut Nusron, pihaknya juga memanggil para relawan baik tenaga nakes maupun non nakes. "Untuk relawan nakes kami akan minta para mahasiswa STIKES terdekat dan alumni STIKES yang belum jadi perawat. Minimal ada tenaga yang ngerti dan bisa membantu," kata Nusron.

"Intinya, daripada penderita Covid tinggal di rumah masing-masing dan potensi interaksi dengan keluarga dan pihak lain tinggi, kami tawarkan masuk dan isolasi di pesantren dengan nuansa rumah sakit," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!