Waspada Siklon Tropis Choi-Wan, BNPB: Siaga Potensi Bencana Hidrometeorologi
Selasa, 01 Juni 2021 - 11:54 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi dalam dua hari kedepan.Foto/SIINDOnews
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi dalam dua hari kedepan.
“Hal tersebut berdasarkan analisis BMKG terhadap siklon tropis Choi-Wan yang dapat berdampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang di sekitar wilayah Indonesia,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangan yang diterima, Selasa (1/6/2021). Baca juga: Sejak 2021 Terjadi 1.334 Bencana, BNPB Sebut 98% Bencana Hidrometeorologi
Raditya mengatakan dari analisis BMKG wilayah dengan potensi terdampak siklon tropis tersebut, antara lain wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Maluku. “Di samping ancaman bahaya di daratan, potensi cuaca ekstrem juga dapat terjadi di perairan. Analisis cuaca BMKG mencatat potensi prakiraan tinggi gelombang pada dua hari kedepan,” kata Raditya. Baca juga: Addie MS: Kalau Ditawari Jadi Komisaris, Aku Tak Akan Mampu dan Tak Akan Sempat
BMKG memperkirakan akan terjadi gelombang laut dengan ketinggian 2,5 – 4 meter di Laut Maluku bagian utara, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat. Sedangkan gelombang laut dengan ketinggian 4 – 6 meter berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Papua Barat.
“Hal tersebut berdasarkan analisis BMKG terhadap siklon tropis Choi-Wan yang dapat berdampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang di sekitar wilayah Indonesia,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangan yang diterima, Selasa (1/6/2021). Baca juga: Sejak 2021 Terjadi 1.334 Bencana, BNPB Sebut 98% Bencana Hidrometeorologi
Raditya mengatakan dari analisis BMKG wilayah dengan potensi terdampak siklon tropis tersebut, antara lain wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Maluku. “Di samping ancaman bahaya di daratan, potensi cuaca ekstrem juga dapat terjadi di perairan. Analisis cuaca BMKG mencatat potensi prakiraan tinggi gelombang pada dua hari kedepan,” kata Raditya. Baca juga: Addie MS: Kalau Ditawari Jadi Komisaris, Aku Tak Akan Mampu dan Tak Akan Sempat
BMKG memperkirakan akan terjadi gelombang laut dengan ketinggian 2,5 – 4 meter di Laut Maluku bagian utara, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat. Sedangkan gelombang laut dengan ketinggian 4 – 6 meter berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Papua Barat.
Lihat Juga :