PDIP-Gerindra Mesra, Pengamat: Politik Indonesia Sangat Pragmatis

Sabtu, 29 Mei 2021 - 20:50 WIB


Dia melanjutkan, pasca Pilpres 2019 lalu, PDIP dan Gerindra mesra kembali. "Dan di Pilpres 2024 nanti, jika kepentingannya sama ya gabung, akan lupakan kasus batu tulis. Namun jika kepentingannya tak sama, siap-siap untuk saling serang lagi," katanya.

Sekadar diketahui, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan perjanjian batu tulis yang dibuat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah selesai pada Pemilu 2009. Menanggapi pernyataan Hasto Kristiyanto itu, Ujang Komarudin menilai sejarah itu bisa berulang.

"Walaupun PDIP ingin menutup kasus batu tulis. Namun harus diingat bahwa sejarah itu bisa berulang.

Namun jika PDIP-Gerindra jadi bersatu di 2024, perjanjian batu tulis telah ditutup," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!