PDIP-Gerindra Sadar Elektabilitas Prabowo-Puan Perlu Diperkuat
Jum'at, 28 Mei 2021 - 14:45 WIB
Tapi, kata Hensat, perlu diingat juga bahwa kandidat lain belum memulai, berbeda dengan Prabowo sudah dua kali menjadi capres, dan satu kali menjadi calon wakil presiden (cawapres) menjadi tiga kali maju pilpres. Meskipun saat menjadi Menteri Pertahanan (Menhan), elektabilitasnya sudah mulai naik, tetap belum terlalu tinggi. Dan hal itu akan dipertimbangkan oleh parpol lain.
"Sekarang kan Gerindra nggak bisa sendiri, siapa yang mau bersama Gerindra, PKS juga kan udah nggak mau sekarang, itu kan sahabatnya Gerindra. Siapa yang mau? Apakah kemudian PDI Perjuangan pasti akan bersama Prabowo gitu? Ya belum tentu juga, banyak juga hal-hal yang dilihat oleh partai-partai politik lain," ungkapnya.
Baca juga: Prabowo Maju Bersama PDIP, Nasdem: Semakin Dini Koalisi Semakin Bagus
Jadi, kata pendiri lembaga riset KedaiKOPI ini, parpol akan melihat siapa yang berpeluang menang saja. Sementara, bersama Prabowo, PDIP punya pengalaman kalah, sehingga bisa saja PDIP juga melihat faktor-faktor lain, seperti misalnya calon-calon lain ada Anies Baswedan, Gatot Nurmantyo dan calon lain. Juga mempertimbangkan parpol lain seperti Golkar. "Jadi ini memang keinginan Gerindra dan ya semoga aja berhasil," ucap Hensat.
Tetapi, dia menambahkan, kalau dilihat dari kaca mata politik dirinya yakin teman-teman ahli di Gerindra dan bagaimana peluang Gerindra dengan PDIP nantinya. Karena, meskipun sekarang mesra, semua parpol cita-citanya ingin terus langgeng di kekuasaan. "Tapi bila diprediksi, Gerindra dan PDI Perjuangan pun sadar ada beberapa yang mesti diperkuat. Termasuk elektabilitas Prabowo-Puan," tandasnya.
"Sekarang kan Gerindra nggak bisa sendiri, siapa yang mau bersama Gerindra, PKS juga kan udah nggak mau sekarang, itu kan sahabatnya Gerindra. Siapa yang mau? Apakah kemudian PDI Perjuangan pasti akan bersama Prabowo gitu? Ya belum tentu juga, banyak juga hal-hal yang dilihat oleh partai-partai politik lain," ungkapnya.
Baca juga: Prabowo Maju Bersama PDIP, Nasdem: Semakin Dini Koalisi Semakin Bagus
Jadi, kata pendiri lembaga riset KedaiKOPI ini, parpol akan melihat siapa yang berpeluang menang saja. Sementara, bersama Prabowo, PDIP punya pengalaman kalah, sehingga bisa saja PDIP juga melihat faktor-faktor lain, seperti misalnya calon-calon lain ada Anies Baswedan, Gatot Nurmantyo dan calon lain. Juga mempertimbangkan parpol lain seperti Golkar. "Jadi ini memang keinginan Gerindra dan ya semoga aja berhasil," ucap Hensat.
Tetapi, dia menambahkan, kalau dilihat dari kaca mata politik dirinya yakin teman-teman ahli di Gerindra dan bagaimana peluang Gerindra dengan PDIP nantinya. Karena, meskipun sekarang mesra, semua parpol cita-citanya ingin terus langgeng di kekuasaan. "Tapi bila diprediksi, Gerindra dan PDI Perjuangan pun sadar ada beberapa yang mesti diperkuat. Termasuk elektabilitas Prabowo-Puan," tandasnya.
(zik)
Lihat Juga :