Boy Rafli Akui BNPT Terlibat dalam Profiling Pegawai KPK
Kamis, 27 Mei 2021 - 17:25 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengakui pihaknya ikut terlibat dalam tes wawasan kebangsaan (TWK). FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengakui pihaknya ikut terlibat dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) . Tes adalah bagian dari rangkaian proses alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah koordinasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Berkaitan dengan BNPT dalam kegiatan TWK yang dilakukan oleh BKN, jadi Badan Kepegawaian Negara meminta surat kepada BNPT untuk membantu kegiatan profiling tes CPNS dan kami menugaskan unit kerja kami untuk melakukan profiling," kata Boy saat menjawab pertanyaan dari Anggota Komisi III DPR terkait dengan TWK dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/5/2021).
Menurut Perwira Tinggi Polri ini, karena jumlah orang yang dites lebih dari 1.000 orang, waktu itu ada diskusi yang ternyata tidak hanya melibatkan BNPT untuk profiling. Kemudian, BNPT menugaskan pejabat setingkat eselon 3 untuk membantu profiling dalam tim BKN.
Baca juga: Pemberhentian 51 Pegawai KPK Disebut Pembangkangan Terhadap Perintah Presiden
"Berkaitan dengan BNPT dalam kegiatan TWK yang dilakukan oleh BKN, jadi Badan Kepegawaian Negara meminta surat kepada BNPT untuk membantu kegiatan profiling tes CPNS dan kami menugaskan unit kerja kami untuk melakukan profiling," kata Boy saat menjawab pertanyaan dari Anggota Komisi III DPR terkait dengan TWK dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/5/2021).
Menurut Perwira Tinggi Polri ini, karena jumlah orang yang dites lebih dari 1.000 orang, waktu itu ada diskusi yang ternyata tidak hanya melibatkan BNPT untuk profiling. Kemudian, BNPT menugaskan pejabat setingkat eselon 3 untuk membantu profiling dalam tim BKN.
Baca juga: Pemberhentian 51 Pegawai KPK Disebut Pembangkangan Terhadap Perintah Presiden
Lihat Juga :