Pimpin Parpol dan Punya Basis Massa, Peluang Cak Imin Nyapres Dinilai Besar
Sabtu, 22 Mei 2021 - 12:25 WIB
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Tiga tahun menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, dinamika politik kian menghangat.
Berbagai nama kandidat calon presiden (capres) terus bermunculan. Salah satunya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin .
Sebagai ketua umum partai politik (parpol) yang memiliki basis massa cukup besar yakni Nahdlatul Ulama (NU), peluang Gus AMI atau yang juga popular dengan sebutan Cak Imin untuk maju sebagai capres cukup besar.
Terlebih sesuai konstitusi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah dua kali menjabat Presiden tidak bisa lagi maju dalam Pilpres 2024 sehingga dinamika politik akan semakin menarik karena peluang para elite nasional semakin terbuka.
”Muhaimin Iskandar dari era ke era posisinya selalu menarik dan selalu dalam pemerintahan. Ini tentu sangat bagus. Apalagi PKB punya basis massa yang cukup kuat, yaitu NU. Itu juga menjadi kelebihan yang seharusnya dikapitalisasi dengan baik. Tentu Muhaimin punya peluang yang cukup bagus sebagai capres maupun cawapres, tinggal bagaimana PKB dengan infrastruktur yang dimiliki, dengan jaringan NU-nya, juga posisi Muhaimin sebagai elite nasional bisa menarik simpati masyarakat,” tutur pengamat politik Universitas Al Azhar Jakarta Ujang Komaruddin kepada wartawan, Sabtu (22/5/2021).Baca juga: Nobar Tjoet Nja’ Dhein, Ketum PKB Yakin Ekonomi Rakyat Bangkit dari Pandemi
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menilai pada Pilpres 2024 nanti, ada sedikitnya enam klaster capres maupun cawapres yang berpotensi maju. Pertama adalah klaster ketua umum (ketum) parpol. ”Di sana ada Muhaimin Iskandar, Airlangga, Prabowo, AHY, Puan yang mewakili Megawati dan lainnya,” lanjutnya.
Berbagai nama kandidat calon presiden (capres) terus bermunculan. Salah satunya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin .
Sebagai ketua umum partai politik (parpol) yang memiliki basis massa cukup besar yakni Nahdlatul Ulama (NU), peluang Gus AMI atau yang juga popular dengan sebutan Cak Imin untuk maju sebagai capres cukup besar.
Terlebih sesuai konstitusi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah dua kali menjabat Presiden tidak bisa lagi maju dalam Pilpres 2024 sehingga dinamika politik akan semakin menarik karena peluang para elite nasional semakin terbuka.
”Muhaimin Iskandar dari era ke era posisinya selalu menarik dan selalu dalam pemerintahan. Ini tentu sangat bagus. Apalagi PKB punya basis massa yang cukup kuat, yaitu NU. Itu juga menjadi kelebihan yang seharusnya dikapitalisasi dengan baik. Tentu Muhaimin punya peluang yang cukup bagus sebagai capres maupun cawapres, tinggal bagaimana PKB dengan infrastruktur yang dimiliki, dengan jaringan NU-nya, juga posisi Muhaimin sebagai elite nasional bisa menarik simpati masyarakat,” tutur pengamat politik Universitas Al Azhar Jakarta Ujang Komaruddin kepada wartawan, Sabtu (22/5/2021).Baca juga: Nobar Tjoet Nja’ Dhein, Ketum PKB Yakin Ekonomi Rakyat Bangkit dari Pandemi
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menilai pada Pilpres 2024 nanti, ada sedikitnya enam klaster capres maupun cawapres yang berpotensi maju. Pertama adalah klaster ketua umum (ketum) parpol. ”Di sana ada Muhaimin Iskandar, Airlangga, Prabowo, AHY, Puan yang mewakili Megawati dan lainnya,” lanjutnya.
Lihat Juga :