KSAL Minta Awak KRI Sultan Hasanuddin Teruskan Kesuksesan dalam Misi Perdamaian Dunia

Jum'at, 21 Mei 2021 - 08:41 WIB
Sementara itu, berkaitan dengan selesai misi internasional yang biasanya para prajurit TNI AL ini mendapat tambahan finansial lebih, Yudo mengingatkan supaya bisa mempergunakannya untuk hal-hal yang bermanfaat. “Pandai-pandailah mengelola kesejahteraan finansial yang kalian peroleh selama penugasan, sehingga mampu memberikan nilai manfaat untuk keluarga besar kalian,” ungkap Kasal.

KRI Sultan Hasanuddin - 366 yang dikomandani Letkol Laut (P) Ludfy, telah selesai mengemban misi perdamaian dunia di Lebanon dibawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Kapal ini yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII-L/UNIFIL bertugas sejak Agustus 2019 hingga Mei 2021 dengan membawa prajurit TNI AL sebanyak 119 Prajurit yang terdiri dari 113 pengawak KRI, 1 Perwira Intelijen, 1 Perwira Psikologi, 1 Dokter Militer, 1 Perwira Penerangan, 1 Kopaska, dan 1 Penyelam TNI AL.

Kepulangan KRI Sultan Hasanuddin-366 ke Tanah Air dari Lebanon memakan waktu kurang lebih 30 hari dengan rute Lebanon, Portsaid – Mesir, Jeddah – Arab Saudi, Salalah – Oman, Srilanka – Colombo, Batam – Jakarta hingga nantinya akan berakhir di Pangkalan Koarmada II Surabaya.

Sebelum kunjungan KSAL dan Pejabat Utama TNI AL, para prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-L/UNIFIL mendapat tanda jasa Satya Lencana Santi Dharma yang diberikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Ganip Warsito mewakili Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!