Partai Ummat Ajak Bangsa Rawat Reformasi

Kamis, 20 Mei 2021 - 13:19 WIB
"Jelas ini pengkhianatan terhadap reformasi. Demokrasi tidak bisa dibangun di atas pembungkaman kebebasan berpendapat dengan dalih apa pun," kata Humas Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya, Kamis (20/5/2021).

Mustofa melanjutkan, sebagai partai yang mengajak segenap anak bangsa untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan, Partai Ummat berkewajiban mengoreksi jalannya demokrasi yang semakin keluar dari rel.

Baca juga: PAN Harus Mampu Mengamankan Akar Politiknya dari Gempuran Partai Ummat

Keadilan, kata Mustofa, hanya bisa ditegakkan bila semua anak bangsa mendapatkan perlakuan yang sama di depan hukum. "Itu yang tidak terjadi dalam tujuh tahun terakhir ini. Buzzer pro pemerintah dilindungi, pihak yang kritis terhadap pemerintah dikriminalisasi, ditangkap, lalu dimasukkan penjara. Tidak ada demokrasi seperti ini di mana pun di seluruh dunia," katanya.

Tidak cuma itu, kata Mustofa, para aktivis media sosial tidak hanya mendapatkan intimidasi dari para buzzer dengan cacian kotor yang tidak manusiawi, namun juga akun mereka diserang, diretas, dan dinonaktifkan.

"Kita tidak bisa membiarkan kezaliman seperti ini terus-menerus terjadi karena akan menjadi pelajaran yang sangat buruk bagi bangsa kita ke depan. Semua anak bangsa harus berbicara apa adanya. Kita harus mengoreksi jalannya reformasi," ujar Mustofa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!