Kalau Pendukung Palestina Kuat, Israel Main Petasan Saja Enggak Berani

Kamis, 20 Mei 2021 - 12:01 WIB
Dia mengatakan, selama puluhan tahun itu, dunia internasional diam. Sebagai negara, Palestina bahkan dianggap tidak ada. Seolah-olah dunia seperti membenarkan apa yang dilakukan oleh Israel.

"Tahun 2013, saya jalan-jalan ke halaman kantor PBB. Di sana, ada 100 lebih bendera. Saya cek satu persatu. Saya ingin tahu, ada tidak bendera Palestina. Ternyata tidak ada. Baru 2015, ada bendera Palestina," tuturnya.

Diamnya dunia internasional, terhadap agresi Israel, tentu bukan tanpa sebab. Israel dilindungi oleh kekuatan ekonomi besar dari negara-negara sekutunya yang ada di seluruh dunia. Sedangkan Palestina negara miskin.

"Masalahnya karena kita yang lemah, dan negara-negara Muslim juga lemah. Jadi orang seenaknya. Coba Palestina kuat dan negara sekutunya kuat, orang pasti enggak berani sembarangan melakukan itu," sambungnya.

Dia mengambil contoh Amerika Serikat. Salah satu negara pendukung Israel ini memiliki banyak sekali pengusaha. Jumlahnya sekira 37 juta. Di tangan para pengusaha ini, kekuatan ekonomi dunia telah dikendalikan.

"Sebenarnya kekuatan negara-negara sekutu Israel ini, bersama kelompok-kelompoknya itu kuatnya luar biasa. Contoh kita lihat Amerika Serikat. Amerika ini, jumlah pengusahanya saja ada sebanyak 37 juta orang," bebernya. Baca juga: Cholil Nafis: Kalau Palestina Bukan Urusan Kita, Lalu yang Mana Urusan Kita?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!