70% Negara Akui Palestina, Partai Gelora Minta Kemlu Desak AS dan Uni Eropa

Rabu, 19 Mei 2021 - 20:57 WIB
Menurut dia, untuk membentuk sebuah negara merdeka dan berdaulat, diperlukan empat syarat, yakni populasi, wilayah, pemerintahan dan pengakuan. Namun, karena pertarungan kepentingan geopolitik global, kemerdekaan Palestina terus terganjal, meski 70% negara didunia sudah memberikan dukungan.

Sebab, Amerika Serikat dan sebagian negara Barat ingin mempertahankan pengaruhya di Timur Tengah (Timteng) dengan memberikan dukungan kepada Israel. Dukungan kepada Israel tersebut adalah untuk mempertahankan pengaruh mereka, baik secara politik, keamanan, investasi dan upaya melakukan eksplorasi dalam mendapatkan sumber daya alam baru.

"Palestina ini korban politik geopolitik global. Warga Palestina yang jadi korban kolateral (agunan) geopolitik, sehingga Amerika ragu-ragu mengutuk Israel, apalagi mengambil tindakan tegas," katanya.

Baca juga: China Sebut AS Terus 'Siram Minyak' Dalam Konflik Israel-Palestina



Namun, sikap AS tersebut mulai bergeser oleh tekanan perkembangan internasional mengenai Palestina, serta dinamika politik dan sosial yang terjadi di dalam negeri negeri Paman Sam itu sendiri. Bahkan para Senator dari Partai Demokrat juga sudah mendesak agar segera ada genjatan senjata antara Israel-Palestina, dan meminta Presiden AS Joe Biden bersikap keras ke Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!