Kinerja 100 Hari Kapolri Dinilai Berhasil Ubah Citra dan Wajah Kepolisian

Senin, 17 Mei 2021 - 15:29 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Sigit Listiyo Prabowo dinilai berhasil merubah citra dan wajah kepolisian. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Sigit Listiyo Prabowo telah menjalankan 100 hari kerjanya sejak dilantik pada 27 Januari 2021. Mengusung jargon Presisi yaitu prediktif, responsibilitas, transparansi, berkeadilan.

Ada 16 program prioritas Sigit sebagai Kapolri. Antara lain, penataan kelembagaan, perubahan sistem dan metode organisasi, menjadikan SDM Polri yang unggul di era police 4.0, perubahan teknologi kepolisian modern di era police 4.0, pemantapan kinerja pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, peningkatan kinerja penegakan hukum, pemantapan dukungan Polri dalam penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi nasional, menjamin keamanan program prioritas nasional, penguatan penanganan konflik sosial, peningkatan kualitas pelayanan publik Polri, mewujudkan pelayanan publik Polri yang terintegrasi, pemantapan komunikasi publik, pengawasan pimpinan dalam setiap kegiatan, penguatan fungsi pengawasan, dan pengawasan oleh masyarakat pencari keadilan (public complaint). Baca juga: Banyak Terobosan di 100 Hari Pertama, Kinerja Kapolri Diapresiasi



Sekjen Pemuda Pancasila Arif Rahman menilai, Sigit telah meletakkan pondasi dasar di 100 hari pertama masa bertugasnya sebagai Kapolri. Citra dan wajah kepolisian RI berubah drastis, terutama dengan kebijakan e-Tilang atau ETLE (electronic Traffic Law Enforcement). Secara gradual, anggota Polisi tidak lagi melakukan tilang melainkan hanya pengarahan dan pengawasan. Kebijakan ini mengahapus citra Polantas sebagai tukang pungli. Baca juga: Kinerja 100 Hari Diapresiasi, Kapolri Listyo Sigit Dinilai Lebih Humanis

Kemudian adanya aplikasi E-dumas (Elektonik Pengaduan Masyarakat) yang membuka pintu bagi masyarakat untuk melaporkan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan anggota Polri. Kinerja 100 hari pertama Kapolri dinilai Arif sudah on the track, Presisi Polri telah dijalankan dengan baik, bukan sekedar jargon. Jika Kapolri terus konsisten manjalankan program Presisi dengan melibatkan unsur masyarakat yang lebih luas lagi, diyakini akan mampu meningkatkan kinerja Polri secara keseluruhan dan Polri dapat meraih kepercayaan masyarakat yang lebih tiggi dibanding sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!