IDI Tambah Kapasitas Tempat Tidur hingga Ventilator di RS Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 Pasca Lebaran
Selasa, 11 Mei 2021 - 10:35 WIB
Ketua Satuan Tugas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban meminta harus ada antisipasi terhadap potensi lonjakan kasus COVID-19. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pembelajaran pasca libur panjang kasus COVID-19 dapat diprediksi akan mengalami lonjakan. Ketua Satuan Tugas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) , Zubairi Djoerban meminta harus ada antisipasi terhadap potensi lonjakan kasus COVID-19.
Zubairi pun memberikan contoh apa yang telah dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, saat ini sudah mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pasca Lebaran dengan menambah kapasitas tempat tidur hingga ventilator. Baca juga: Horor, 40 Mayat Diduga Korban COVID-19 Dibuang di Sungai Gangga India
“Syahdan. Apa yang dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati itu amat bagus. Mereka sudah menyatakan siap untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pasca Lebaran. Seperti menambah kapasitas tempat tidur hingga ventilator. Bismillah kita bisa antisipasi,” tulis Zubairi lewat akun media sosial pribadinya, dikutip Selasa (11/5/2021).
Selain itu, Zubairi meminta agar Indonesia tidak merasa tenang karena kasus COVID-19 tidak melonjak besar-besaran seperti India ataupun Malaysia. “Janganlah kita merasa tenang karena belum seperti India atau Malaysia,” katanya.
Zubairi pun memberikan contoh apa yang telah dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, saat ini sudah mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pasca Lebaran dengan menambah kapasitas tempat tidur hingga ventilator. Baca juga: Horor, 40 Mayat Diduga Korban COVID-19 Dibuang di Sungai Gangga India
“Syahdan. Apa yang dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati itu amat bagus. Mereka sudah menyatakan siap untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pasca Lebaran. Seperti menambah kapasitas tempat tidur hingga ventilator. Bismillah kita bisa antisipasi,” tulis Zubairi lewat akun media sosial pribadinya, dikutip Selasa (11/5/2021).
Selain itu, Zubairi meminta agar Indonesia tidak merasa tenang karena kasus COVID-19 tidak melonjak besar-besaran seperti India ataupun Malaysia. “Janganlah kita merasa tenang karena belum seperti India atau Malaysia,” katanya.
Lihat Juga :