Prabowo-Airlangga Lebih Oke ketimbang Anies-Erick
Senin, 03 Mei 2021 - 17:46 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto didampingi sejumlah petinggi Golkar berkunjung ke kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor. Foto/Humas Golkar
JAKARTA - Pengamat Politik dari Universitas Jayabaya Igor Dirgantara menilai Prabowo Subianto - Airlangga Hartarto lebih berpeluang sukses ketimbang Anies Baswedan - Erick Thohir . Adapun wacana duet Anies Baswedan-Erick Thohir diusulkan oleh Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono.
Igor mengatakan, minimal ada empat faktor penting dalam komposisi pasangan capres-cawapres nanti di 2024. Pertama, berdasarkan faktor etnis (Jawa-luar Jawa). Kedua, faktor usia (tua-muda). Ketiga berdasarkan jenis kelamin (pria-wanita). Dan keempat, sipil-militer atau militer-sipil.
"Skema berlatar belakang militer-sipil jauh lebih kuat untuk berlaga di Pemilu 2024. Faktor etnis Jawa, perempuan, agama (Islam) dan faktor usia hanya menjadi pelengkap yang bagus (komplementer)," kata Igor kepada SINDOnews, Senin (3/5/2021).
Dia pun memberikan contoh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berlatar belakang militer, sekaligus Menko Polkam di masa Presiden Megawati Soekarnoputri. Dia menambahkan, SBY terpilih sebagai Presiden dan berkuasa selama 10 tahun (2004-2014).
Baca juga: Deklarasi Dukung Anies-Erick Thohir Cuma Manuver Murahan
Igor mengatakan, minimal ada empat faktor penting dalam komposisi pasangan capres-cawapres nanti di 2024. Pertama, berdasarkan faktor etnis (Jawa-luar Jawa). Kedua, faktor usia (tua-muda). Ketiga berdasarkan jenis kelamin (pria-wanita). Dan keempat, sipil-militer atau militer-sipil.
"Skema berlatar belakang militer-sipil jauh lebih kuat untuk berlaga di Pemilu 2024. Faktor etnis Jawa, perempuan, agama (Islam) dan faktor usia hanya menjadi pelengkap yang bagus (komplementer)," kata Igor kepada SINDOnews, Senin (3/5/2021).
Dia pun memberikan contoh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berlatar belakang militer, sekaligus Menko Polkam di masa Presiden Megawati Soekarnoputri. Dia menambahkan, SBY terpilih sebagai Presiden dan berkuasa selama 10 tahun (2004-2014).
Baca juga: Deklarasi Dukung Anies-Erick Thohir Cuma Manuver Murahan
Lihat Juga :