Polri Sebut Cairan di Bekas Markas FPI Berpotensi Dibuat Peledak

Jum'at, 30 April 2021 - 16:41 WIB
Polri menyebut bahan kimia yang ditemukan di bekas Markas FPI dapat dijadikan sebagai alat peledak seperti bom molotov hingga Trinitrotoluena (TNT). Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Polri membantah adanya pernyataan soal sejumlah barang bukti dan cairan yang ditemukan di bekas markas Front Pembela Islam (FPI) Petamburan, adalah bahan pembersih toilet atau WC.

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan memastikan bahwa cairan yang disita penyidik adalah bagian dari yang diperlukan untuk membuat bahan alat peledak. Hal itu dipastikan setelah Puslabfor melakukan pengecekan dan memberikan kesimpulan.



"Hasil identifikasi tim Puslabfor yang telah melakukan identifikasi menyimpulkan bahwa barang yang ditemukan tersebut adalah bahan kimia yang berpotensi digunakan sebagai bahan baku pembuatan bahan peledak TATP," kata Ramadhan di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/4).

Baca juga: Tak Bisa Dijenguk, Pihak Munarman Akan Tempuh Jalur Hukum
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!