Aksi Teror di Papua Dinilai Jadi Strategi KKB Secara Politik dan Media
Kamis, 15 April 2021 - 04:04 WIB
Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa membenarkan kejadian penembakan KKB terhadap warga pendatang ini. Foto/Istimewa
JAKARTA - Seorang tukang ojek bernama Udin ditembak mati Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (14/3/2021). Udin langsung tewas di tempat setelah mengalami dua luka tembak, yakni di bagian dada dan pipi.
Baca juga: Otak Pembakaran Heli di Ilaga Papua Diburu Satgas Nemangkawi
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa membenarkan kejadian penembakan KKB terhadap warga pendatang ini.
"Ya beginilah kebiadaban Front Bersenjata OPM ini, selalu melakukan aksi teror kepada warga masyarakat. Setelah membunuh guru, membakar sekolah dan helikopter, sekarang mereka membunuh warga pendatang," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4/2021).
Baca juga: Otak Pembakaran Heli di Ilaga Papua Diburu Satgas Nemangkawi
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa membenarkan kejadian penembakan KKB terhadap warga pendatang ini.
"Ya beginilah kebiadaban Front Bersenjata OPM ini, selalu melakukan aksi teror kepada warga masyarakat. Setelah membunuh guru, membakar sekolah dan helikopter, sekarang mereka membunuh warga pendatang," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4/2021).
Lihat Juga :