8 Fakta Gempa di Selatan Jawa Timur
Minggu, 11 April 2021 - 07:48 WIB
2. Gempa selatan Malang ini bukan termasuk Gempa Megathrust, tetapi Gempa Menengah di Zona Beniof. Sebab, deformasi atau patahan batuan yang terjadi, berada pada slab lempeng Indo-Australia yang menunjam dan tersubduksi menukik ke bawah Lempeng Eurasia di bawah lepas pantai selatan Malang.
Baca juga: Minggu Pagi Gempa Bermagnitudo 5,5 Kembali Mengguncang Malang, Warga Berhamburan
3. Mekanisme sumber gempa ini berupa pergerakan sesar naik (thrust fault). Mekanisme sumber sesar naik ini sebenarnya sensitif terhadap potensi tsunami. Namun, gempa kemarin berada di kedalaman menengah dan dengan magnitudo 6,1 sehingga tidak cukup kuat untuk mengganggu kolom air laut. Sehingga, gempa ini tidak berpotensi tsunami.
4. Dampak gempa ini mencapai skala intensitas maksimum V-VI MMI (dalam peta tingkat guncangan berwarna kuning). Sehingga, gempa ini berpotensi merusak. Estimasi pada peta, tingkat guncangan yang dirilis BMKG 15 menit setelah gempa cukup akurat, dan ternyata benar gempa ini banyak menimbulkan kerusakan bangunan rumah.
Baca juga: Gempa Malang, BPPTKG Sebut Tak Pengaruhi Aktivitas Merapi
Baca juga: Minggu Pagi Gempa Bermagnitudo 5,5 Kembali Mengguncang Malang, Warga Berhamburan
3. Mekanisme sumber gempa ini berupa pergerakan sesar naik (thrust fault). Mekanisme sumber sesar naik ini sebenarnya sensitif terhadap potensi tsunami. Namun, gempa kemarin berada di kedalaman menengah dan dengan magnitudo 6,1 sehingga tidak cukup kuat untuk mengganggu kolom air laut. Sehingga, gempa ini tidak berpotensi tsunami.
4. Dampak gempa ini mencapai skala intensitas maksimum V-VI MMI (dalam peta tingkat guncangan berwarna kuning). Sehingga, gempa ini berpotensi merusak. Estimasi pada peta, tingkat guncangan yang dirilis BMKG 15 menit setelah gempa cukup akurat, dan ternyata benar gempa ini banyak menimbulkan kerusakan bangunan rumah.
Baca juga: Gempa Malang, BPPTKG Sebut Tak Pengaruhi Aktivitas Merapi
Lihat Juga :