Peran Intelektual PMII Dibutuhkan untuk Kuatkan Moderasi Beragama
Selasa, 06 April 2021 - 11:20 WIB
Politikus PKB tersebut menegaskan PMII mempunyai potensi sumber daya manusia yang luar biasa. Alumni PMII yang saat ini tersebar ke berbagai bidang profesi pekerjaan mempunyai potensi menjadi ujung tombak dalam menyebarkan Islam moderat. Pun juga alumni PMII yang saat ini berprofesi sebagai dosen berpotensi menelurkan berbagai produk pemikiran untuk menjaga Indonesia sebagai negara dengan insipirasi keagamaan dalam setiap produk kebijakannya. “Maka muktamar pemikiran dosen alumni PMII ini menjadi penting artinya ketika dibutuhkan wacana pemikiran untuk menjaga Indonesia tidak jatuh terjebak pada bentuk negara sekuler atau negara agama,” katanya.
Huda berharap Muktamar Pemikiran Dosen PMII ini memberikan highlight terhadap upaya merangkul generasi muda utamanya siswa atau mahasiswa untuk memiliki cara pandang moderat baik dalam beragama maupun bernegara. Hal ini penting mengingat penetrasi pemikiran ekstrim baik ekstrim kiri maupun kanan selalu mengintai mereka melalui berbagai platfrom media sosial. “Ancaman pemikiran ekstrim itu sudah memasuki wilayah-wilayah privat melalui jaringan media sosial. Counter wacana sangat dibutuhkan termasuk bagaimana strategi agar wacana tersebut bisa familiar denga kehidupan anak muda jaman sekarang. Kami yakin muktamar pemikiran dosen alumni PMII bisa melahirkan berbagai rekomendasi yang bernas dan aplikatif,” katanya.
Mantan Ketua PMII Bandung Raya ini menegaskan siap membawa rekomendasi Muktamar Dosen IKA PMII ke stake holder terkait. Jika ada rekomendasi terkait dengan perbaikan kurikulum Pendidikan tinggi misalnya, dirinya siap membawa hal tersebut ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Pun begitu jika ada rekomendasi yang berkaitan dengan pola organisasi kepemudaan maka saya siap menyampaikannya ke Kementerian Pemuda dan Olahraga,” pungkasnya.
(war)
Lihat Juga :