Wapres: Ajarkan Islam yang Ramah, Bukan Islam yang Marah
Sabtu, 03 April 2021 - 17:02 WIB
"Dalam kaitan itu, saya menyampaikan penghargaan atas respons cepat Mathla'ul Anwar mengutuk peristiwa kekerasan yang terjadi beberapa hari belakangan ini, baik di Makassar maupun Jakarta," sambungnya.
Baca juga: PB Mathla'ul Anwar Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Makassar
Karena itu, Ma'ruf Amin menekankan pentingnya Mathla'ul Anwar membenahi ribuan satuan pendidikan di bawah pengelolaannya sebagai langkah awal untuk menata umat secara luas dalam bingkai persatuan dan kemajuan bangsa Indonesia.
"Tema (Muktamar) 'Menata Umat, Merekat Bangsa' sangatlah tepat, tidak saja bagi Mathla'ul Anwar, tapi juga segenap organisasi keagamaan dan organisasi kemasyarakatan di Indonesia, karena kita semua telah sepakat untuk mewujudkan cita-cita bersama, yaitu Indonesia yang rukun, bersatu, adil, dan maju," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ma’ruf Amin juga meminta Mathla'ul Anwar menjalankan tugas keulamaan yaitu iqamatul mashalih wal manafi', membangun kemaslahatan dan kemanfaatan, dan izalatul mafasid wal adhrar, menghilangkan kerusakan-kerusakan dan bahaya.
Baca juga: PB Mathla'ul Anwar Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Makassar
Karena itu, Ma'ruf Amin menekankan pentingnya Mathla'ul Anwar membenahi ribuan satuan pendidikan di bawah pengelolaannya sebagai langkah awal untuk menata umat secara luas dalam bingkai persatuan dan kemajuan bangsa Indonesia.
"Tema (Muktamar) 'Menata Umat, Merekat Bangsa' sangatlah tepat, tidak saja bagi Mathla'ul Anwar, tapi juga segenap organisasi keagamaan dan organisasi kemasyarakatan di Indonesia, karena kita semua telah sepakat untuk mewujudkan cita-cita bersama, yaitu Indonesia yang rukun, bersatu, adil, dan maju," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ma’ruf Amin juga meminta Mathla'ul Anwar menjalankan tugas keulamaan yaitu iqamatul mashalih wal manafi', membangun kemaslahatan dan kemanfaatan, dan izalatul mafasid wal adhrar, menghilangkan kerusakan-kerusakan dan bahaya.
Lihat Juga :