Optimistis Pimpin PB HMI, Ikram Mohon Doa Keluarga Besar HMI se-Nusantara

Senin, 22 Maret 2021 - 08:42 WIB
Dia menganggap kongres HMI kali ini merupakan ajang untuk mengintrospeksi himpunan selama 1 periodesasi kepengurusan, selain itu momentum tarung ide untuk perbaikan HMI dimasa mendatang, tentu harapannya gagasan besar yang dibawa dapat dimaknai sebagai Solusi alternatif dari persoalan yang tengah dan akan dihadapi HMI Kedepan. Baca juga: Buka Kongres HMI, Gubernur Khofifah: Warga Jawa Timur Bahagia Presiden Jokowi Pakai Batik Madura

"Visi dan misi saya kemudian diterjemahkan dalam bentuk tagline, yaitu "HMI Prolifik; Etalase Peradaban Intelektual". Dalam menjawab tantangan Era Disrupsi ini karakter prolifik bagi kader adalah jalan menuju ketangguhan himpunan, tidak boleh hanya dalam kemasan, namun merupakan Sebuah "gerakan", dimana arah gerakannya di terjemahkan sebagai aktualisasi maksimal segala potensi HMI itu sendiri, pada level action konkretnya adalah sejauhmana daya cengkeram HMI dirahim bangsa Indonesia dan dunia internasional sebagai world view gerakan produktif," ujarnya.

Dia mengku optimistis mampu memenangkan pemilihan ketua umum PB HMI Periode 2021-2023. Oleh karna itu dia memohon doa dan dukungan kepada seluruh keluarga besar HMI se nusantara agar dapat mewujudkan HMI Prolifik; Etalasi Peradaban Intelektual "Saya yakin dengan kemampuan manajemen organisasi yang saya peroleh selama di HMI, komunikasi yang saya lakukan kepada semua kandidat, kemudian dukungan cabang yang kian bertambah, saya optimistis terpilih sebagai Ketua Umum PB HMI Periode 2021-2023," katanya.

Dia membeberkan, visinya sebagai calon ketua umum PB HMI Periode 2021-2023 antara lain,menjadikan HMI sebagai organisasi kemahasiswaan modern transnasional. Kemudian, mewujudkan tata kelola organisasi yang baik dan akuntabel melalui modernisasi organisasi (e-Organisasi). Terakhir mencetak kader yang berkualitas insan cita melalui sistem perkaderan yang produktif, kreatif dan inovatif.

”Sedangkan misinya adalah membina Kader HMI yang kokoh memegang teguh ke Islam-an dan ke Indonesia-an (Penguatan BPL PB HMI), membina kader HMI yang intelektual-produktif (Pemanfaatan Lembaga Kekaryaan) dan maksimalisasi akses dan koneksi trans-nasional HMI-KAHMI (network) serta digitalisasi data keorganisasian. Termasuk menjadi organisasi (Mahasiswa) tetap di bidang perdamaian dunia,” paparnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!