Kiswah Babussalam Sukseskan Wakaf Era Presiden Jokowi
Minggu, 14 Maret 2021 - 20:14 WIB
Wakil Ketua MUI KH. Marsudi Suyud dalam pelepasan kain Kiswah Babussalam. Foto/Ist
JAKARTA - Kebijakan strategis Presiden Joko Widodo (Jokowi) berupa Gerakan Nasional Wakaf Uang, patut diapresiasi. Begitu juga rencana Wakil Presiden KH Maruf Amin membuat terobosan nasional pengumpulan wakaf tunai melalui edukasi yang benar, perlu mendapat dukungan semua pihak.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Marsudi Syuhud saat pelepasan Kiswah Babussalam, Jumat, 13 Maret 2021 lalu. “Jika masyarakat ‘kelas atas’ tergugah, ikut mendorong Gerakan Nasional Wakaf Uang, tentu, angkanya akan lebih dahsyat lagi. Maka, diperlukan terobosan nasional pengumpulan wakaf tunai ini, khususnya di masyarakat kelas atas," katanya. Baca juga: Bolehkah Mewakafkan Uang? Begini Pendapat Masyhur Mazhab Syafi'i
Dalam catatan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, potensi wakaf secara nasional sebesar Rp217 triliun. Hebatnya, potensi itu hanya dari 74 juta penduduk kelas menengah saja. Artinya belum menyentuh masyarakat kelas atas yang berjumlah 3,1 juta orang. Baca juga: Jokowi Ingin Pemanfaatan Wakaf Tidak Lagi Terbatas untuk Tujuan Ibadah
Marsudi melanjutkan, dengan pelepasan Kiswah Babussalam akan menyukseskan Gerakan Nasional Wakaf Uang, pasalnya maharnya disalurkan dari Kiswah itu. "Selanjutnya kita gelar edukasi, baik berbentuk brosur, halaqah, seminar, bahtsul masail sampai asas manfaat wakaf yang, sehingga gerakan Wakaf Uang ini, benar-benar bisa memperkuat sistem keuangan nasional kita," jelasnya.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Marsudi Syuhud saat pelepasan Kiswah Babussalam, Jumat, 13 Maret 2021 lalu. “Jika masyarakat ‘kelas atas’ tergugah, ikut mendorong Gerakan Nasional Wakaf Uang, tentu, angkanya akan lebih dahsyat lagi. Maka, diperlukan terobosan nasional pengumpulan wakaf tunai ini, khususnya di masyarakat kelas atas," katanya. Baca juga: Bolehkah Mewakafkan Uang? Begini Pendapat Masyhur Mazhab Syafi'i
Dalam catatan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, potensi wakaf secara nasional sebesar Rp217 triliun. Hebatnya, potensi itu hanya dari 74 juta penduduk kelas menengah saja. Artinya belum menyentuh masyarakat kelas atas yang berjumlah 3,1 juta orang. Baca juga: Jokowi Ingin Pemanfaatan Wakaf Tidak Lagi Terbatas untuk Tujuan Ibadah
Marsudi melanjutkan, dengan pelepasan Kiswah Babussalam akan menyukseskan Gerakan Nasional Wakaf Uang, pasalnya maharnya disalurkan dari Kiswah itu. "Selanjutnya kita gelar edukasi, baik berbentuk brosur, halaqah, seminar, bahtsul masail sampai asas manfaat wakaf yang, sehingga gerakan Wakaf Uang ini, benar-benar bisa memperkuat sistem keuangan nasional kita," jelasnya.
Lihat Juga :