Kisruh Demokrat, Relawan Jokowi Minta Moeldoko Ksatria Mundur dari KSP

Senin, 08 Maret 2021 - 10:59 WIB
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal Purn Moeldoko FOTO/ANTARA
JAKARTA - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko dinilai layak dicopot dari jabatannya atau mundur untuk menjaga nama baik Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kisruh internal Partai Demokrat.

Keputusan Moeldoko bersedia menjadi ketua umum Partai Demokrat melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, berdampak buruk bagi kredibilitas Istana.



Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer berpendapat mundurnya Moeldoko bakal menghentikan isu "sesat" keterlibatan Jokowi dalam konflik Partai Demokrat. "Narasi tuduhan bahwa Jokowi terlibat di KLB Demokrat akan semakin liar jika Moeldoko tetap di Istana. Sementara Presiden Jokowi sendiri tentunya akan penuh pertimbangan untuk memberhentikan," ujar Immanuel dalam keterangannya, Senin (8/3/2021). Baca juga: KLB Demokrat Ingatkan Masa Lalu PDIP, AHY Disarankan Tiru Perlawanan Megawati

Pria yang biasa disapa Noel ini menilai posisi Presiden Jokowi saat ini dilematis. Dia meyakini Presiden Jokowi tidak ingin memihak salah satu kelompok yang bertikai, baik kubu SBY atau Moeldoko.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!