Mbah Bisanto Kenang Sosok Ganjar yang Pernah Kos di Rumahnya sejak SMA sampai Kuliah
Minggu, 07 Maret 2021 - 21:33 WIB
"Dulu itu kamar ayah, masih sama persis tidak berubah. Hanya dulu tidak dicat, sekarang sudah dicat," kata Ganjar menunjukkan. "Mas Alam kosnya di mana? Kalau belum dapat kos, tinggal di sini saja," kata Sumaryanti.
Selain kamar kos berukuran 2x3 meter yang masih berdiri sampai saat ini, kenangan Mbah Bisanto dan Sumaryanti pada sosok Ganjar masih sangat membekas. Keduanya ingat betul kehidupan Ganjar muda saat tinggal di rumahnya hampir sekitar empat tahun. Sosok Ganjar muda menurut keduanya, adalah anak yang nerimo dan prihatin.
Hampir setiap hari, Ganjar jalan kaki dari tempat kos-kosannya sampai ke jalan raya yang jaraknya sekitar 1,5 km. Dari jalan raya, Ganjar melanjutkan dengan naik angkutan umum ke sekolah atau ke kampusnya.
"Anaknya baik sekali, saya ngalem (memuji) bukan karena sekarang jadi Gubernur, tapi memang anaknya dari dulu prihatin tenan. Anaknya nerimo, jadi kalau mau berangkat kuliah jalan kaki dari rumah, terus naik colt kampus (angkutan kampus). Nrimo lan prihatin sekali anaknya," ujar Mbah Bisanto.
Makanan sehari-hari Ganjar lanjut keduanya juga tidak aneh-aneh. Zaman dulu, makanan kesukaan Ganjar adalah sambal korek dan lele goreng.
"Itu saja sudah, ndak neko-neko makanannya," kata Sumaryanti.
Mbah Bisanto dan Sumaryanti tak menyangka, anak yang dulu tinggal di rumahnya dengan kehidupan sehari-hari yang prihatin, kini jadi orang sukses. Ganjar kini jadi Gubernur Jawa Tengah dan menjadi tokoh ternama di Indonesia.
Selain kamar kos berukuran 2x3 meter yang masih berdiri sampai saat ini, kenangan Mbah Bisanto dan Sumaryanti pada sosok Ganjar masih sangat membekas. Keduanya ingat betul kehidupan Ganjar muda saat tinggal di rumahnya hampir sekitar empat tahun. Sosok Ganjar muda menurut keduanya, adalah anak yang nerimo dan prihatin.
Hampir setiap hari, Ganjar jalan kaki dari tempat kos-kosannya sampai ke jalan raya yang jaraknya sekitar 1,5 km. Dari jalan raya, Ganjar melanjutkan dengan naik angkutan umum ke sekolah atau ke kampusnya.
"Anaknya baik sekali, saya ngalem (memuji) bukan karena sekarang jadi Gubernur, tapi memang anaknya dari dulu prihatin tenan. Anaknya nerimo, jadi kalau mau berangkat kuliah jalan kaki dari rumah, terus naik colt kampus (angkutan kampus). Nrimo lan prihatin sekali anaknya," ujar Mbah Bisanto.
Makanan sehari-hari Ganjar lanjut keduanya juga tidak aneh-aneh. Zaman dulu, makanan kesukaan Ganjar adalah sambal korek dan lele goreng.
"Itu saja sudah, ndak neko-neko makanannya," kata Sumaryanti.
Mbah Bisanto dan Sumaryanti tak menyangka, anak yang dulu tinggal di rumahnya dengan kehidupan sehari-hari yang prihatin, kini jadi orang sukses. Ganjar kini jadi Gubernur Jawa Tengah dan menjadi tokoh ternama di Indonesia.
Lihat Juga :