BPOM Gandeng Lintas Sektor Tingkatkan Pengawasan dan Pemberdayaan Milenial
Rabu, 03 Maret 2021 - 03:55 WIB
Program Badan POM Goes to School dan Badan POM Goes to Campus diluncurkan, Selasa (2/3/2021) kemarin. FOTO/IST
JAKARTA - Obat tradisional dan kosmetika saat ini banyak digandrungi masyarakat luas, terutama kalangan milenial. Meningkatnya kesadaran akan kesehatan di masa pandemi COVID-19, serta kepedulian terhadap penampilan menarik menjadi faktor kedua produk tersebut semakin populer.
Namun di sisi lain, tingginya permintaan juga memunculkan oknum tidak bertanggung jawab dengan memproduksi atau mendistribusikan obat tradisional dan kosmetika yang tidak memenuhi standar persyaratan keamanan, mutu, dan manfaat. Promosi obat tradisional yang mengklaim dapat menyembuhkan penderita COVID-19 juga semakin gencar.
Menyikapi fenomena tersebut, Badan POM meningkatkan pengawasan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya konsumen milenial usia sekolah dan mahasiswa agar dapat memilih dan menggunakan produk obat tradisional, suplemen Kesehatan, dan kosmetika yang aman dan bermutu. Salah satunya melalui program Badan POM Goes to School dan Badan POM Goes to Campus yang dilaunching, Selasa (2/3/2021) kemarin.
Baca juga: Satu dari 4 anak Stunting, BPOM Diminta Perketat Regulasi Kental Manis
Namun di sisi lain, tingginya permintaan juga memunculkan oknum tidak bertanggung jawab dengan memproduksi atau mendistribusikan obat tradisional dan kosmetika yang tidak memenuhi standar persyaratan keamanan, mutu, dan manfaat. Promosi obat tradisional yang mengklaim dapat menyembuhkan penderita COVID-19 juga semakin gencar.
Menyikapi fenomena tersebut, Badan POM meningkatkan pengawasan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya konsumen milenial usia sekolah dan mahasiswa agar dapat memilih dan menggunakan produk obat tradisional, suplemen Kesehatan, dan kosmetika yang aman dan bermutu. Salah satunya melalui program Badan POM Goes to School dan Badan POM Goes to Campus yang dilaunching, Selasa (2/3/2021) kemarin.
Baca juga: Satu dari 4 anak Stunting, BPOM Diminta Perketat Regulasi Kental Manis
Lihat Juga :