Atasi Masalah Sampah, Perlu Kolaborasi Pusat, Daerah dan Masyarakat

Jum'at, 26 Februari 2021 - 15:19 WIB
Dirjen PSLB3, Kementerian LHK, Rosa Vivien Ratnawati mengatakan, KLHK selama ini pihaknya selalu memberikan bantuan fasilitasi untuk masalah sampah. Foto/Istimewa
JAKARTA - Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati mengatakan, KLHK selama ini selain memberikan bantuan fasilitasi pendirian Bank Sampah Induk di daerah juga memberikan pembinaan /edukasi ke semua pihak serta pelatihan

Baca juga: Peringati HPSN, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk DLH dan Bank Sampah



"Selain itu KLHK juga sudah menyiapkan sistem pengelolaan sampah di bank sampah, sehingga mudah dalam memantau pengurangan sampah di bank sampah," ujar Rosa Vivien, dalam wawancara dengan media melalui zoom, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: 10 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis RDF Bakal Dibangun di 2021

Dikatakan Vivien, pengelolaan sampah dilakukan dalam bentuk kolaborasi semua pihak: pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha. Jumlah bank sampah saat ini sebanyak 11.330 unit dan hampir 20% nya merupakan binaan dari swasta (unilever, astra, danone, penggadaian, dan PLN).

Vivien lebih lanjut mengungkapkan, peran bank sampah saat ini bukan hanya memilah, mencacah, mencuci dan menjual sampah anorganik tetapi saat ini pengembangan peran bank sampah lebih banyak sebagai tempat untuk mengedukasi masyarakat, perubahan perilaku masyarakat untuk memilah sampah dari sumber dan mendorong circular economy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!