PROJO: Pak SBY, Jangan Bangunkan Macan Tidur
Kamis, 25 Februari 2021 - 19:33 WIB
"Sehingga pengangkatan Moeldoko sebagai Panglima TNI, sudah menjadi kelayakan dan sesuai dengan profesionalitas beliau, bukan sekadar 'hadiah' atau 'kemurahan hati' dari Bapak SBY. Meskipun, Pak Moel berkali-kali menyampaikan bahwa beliau tetap respek pada Pak SBY," kata Handoko.
PROJO mengaku kecewa dengan pernyataan SBY yang menuduh Moeldoko ingin mencampuri urusan internal Partai Demokrat. Moeldoko adalah tokoh yang sangat terbuka dan mau menerima siapa saja yang ingin bertemu. Dalam menjalankan tugasnya, Moeldoko memiliki program KSP Mendengar. Melalui program ini, dia menerima dan mendengar langsung berbagai keluhan dari masyarakat.
"Pak Moel berkali-kali menyebut bahwa beliau tetap fokus pada pekerjaan beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan RI yang sedemikian banyak dan memerlukan konsentrasi tinggi. Kalau ada masalah internal, jangan mencari belas kasihan dengan cara memproduksi narasi dengan menempatkan Pak Moeldoko seolah musuh kader Demokrat," katanya.
Baca juga: SBY Yakin yang Dilakukan Moeldoko Tanpa Sepengetahuan Jokowi
PROJO mengaku kecewa dengan pernyataan SBY yang menuduh Moeldoko ingin mencampuri urusan internal Partai Demokrat. Moeldoko adalah tokoh yang sangat terbuka dan mau menerima siapa saja yang ingin bertemu. Dalam menjalankan tugasnya, Moeldoko memiliki program KSP Mendengar. Melalui program ini, dia menerima dan mendengar langsung berbagai keluhan dari masyarakat.
"Pak Moel berkali-kali menyebut bahwa beliau tetap fokus pada pekerjaan beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan RI yang sedemikian banyak dan memerlukan konsentrasi tinggi. Kalau ada masalah internal, jangan mencari belas kasihan dengan cara memproduksi narasi dengan menempatkan Pak Moeldoko seolah musuh kader Demokrat," katanya.
Baca juga: SBY Yakin yang Dilakukan Moeldoko Tanpa Sepengetahuan Jokowi
(abd)
Lihat Juga :