Dahnil Anzar Sebut Ada Kebencian Politik di balik Ejekan ke Anies, Ganjar dan RK
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:09 WIB
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Saling ejek di media sosial terkait peristiwa banjir yang terjadi di berbagai wilayah mengundang keprihatinan mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Menurut dia, kebencian politik telah menggeser empati sebagai orang menjadi ejekan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK).
"Kebencian politik menggeser empati sebagian orang menjadi sekadar ejekan. Banjir di Jakarta dijadikan momen memuaskan kebencian politik melalui ejekan terhadap Anies Baswedan. Pun demikian banjir di Jawa Tengah ejekan pun dialamatkan ke Ganjar Pranowo atau di Jabar ke Ridwan Kamil," kata Dahnil dikutip dari akun Twitternya, @Dahnilanzar, Selasa 23 Februari 2021.Baca juga: Kritik Anies Baswedan soal Banjir, Giring Kena Sentil Pasha Ungu
Sebaliknya, kata dia, bagi sebagian orang lagi, banjir yang menimpa banyak daerah itu justru menjadi "ladang amal" menghidupkan spirit ta'awun, tolong menolong atau gotong-royong.
Menurut dia, kebencian politik telah menggeser empati sebagai orang menjadi ejekan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK).
"Kebencian politik menggeser empati sebagian orang menjadi sekadar ejekan. Banjir di Jakarta dijadikan momen memuaskan kebencian politik melalui ejekan terhadap Anies Baswedan. Pun demikian banjir di Jawa Tengah ejekan pun dialamatkan ke Ganjar Pranowo atau di Jabar ke Ridwan Kamil," kata Dahnil dikutip dari akun Twitternya, @Dahnilanzar, Selasa 23 Februari 2021.Baca juga: Kritik Anies Baswedan soal Banjir, Giring Kena Sentil Pasha Ungu
Sebaliknya, kata dia, bagi sebagian orang lagi, banjir yang menimpa banyak daerah itu justru menjadi "ladang amal" menghidupkan spirit ta'awun, tolong menolong atau gotong-royong.
Lihat Juga :