PPKM Mikro Efektif Tekan COVID-19, Jokowi Sebut India Pakai Strategi Sama
Senin, 22 Februari 2021 - 07:48 WIB
"Kasus aktif juga kalau kita ingat, mungkin tiga minggu yang lalu, itu masih di angka-angka 14.000 bahkan 15.000. Sekarang minggu-minggu terakhir kemarin ini, sudah di 8.000-9.000. Udah selama seminggu. Hanya kemarin itu, ini lagi ke 10.000. Tapi ini menunjukkan bahwa PPKM mikro kalau kita lakukan serius akan memberikan hasil," ujarnya.
Di samping itu dia juga menyebut pelaksanaan PPKM mikro tidak akan berdampak pada ekonomi. Pasalnya pembatasan kegiatan hanya difokuskan pada wilayah yang terdapat kasus COVID-19.
"Awal-awal sebetulnya juga saya sudah sampaikan, PSBB skala mikro. Karena enggak efektif. Wong yang merah itu satu RT kok, yang di-lockdown, di-PSBB-kan satu kota, ekonominya dong yang kena. Kalau yang kena satu kelurahan, ya sudah satu kelurahan itu saja yang diisolasi, dikarantina, tapi bukan satu kota," katanya.
Selain itu efektivitas PPKM mikro didukung adanya perangkat pemerintah sampai ke unsur terkecil.
Baca juga: Gubernur Khofifah Klaim PPKM Mikro Efektif, Zona Merah COVID-19 Sisakan Jombang
Di samping itu dia juga menyebut pelaksanaan PPKM mikro tidak akan berdampak pada ekonomi. Pasalnya pembatasan kegiatan hanya difokuskan pada wilayah yang terdapat kasus COVID-19.
"Awal-awal sebetulnya juga saya sudah sampaikan, PSBB skala mikro. Karena enggak efektif. Wong yang merah itu satu RT kok, yang di-lockdown, di-PSBB-kan satu kota, ekonominya dong yang kena. Kalau yang kena satu kelurahan, ya sudah satu kelurahan itu saja yang diisolasi, dikarantina, tapi bukan satu kota," katanya.
Selain itu efektivitas PPKM mikro didukung adanya perangkat pemerintah sampai ke unsur terkecil.
Baca juga: Gubernur Khofifah Klaim PPKM Mikro Efektif, Zona Merah COVID-19 Sisakan Jombang
Lihat Juga :