Masih Proses Riset, GeNose untuk Penumpang KA Berpotensi False Negatif
Jum'at, 05 Februari 2021 - 23:55 WIB
Apalagi, kata Dicky, hingga saat ini belum ada data riset GeNose untuk mendeteksi orang yang tidak bergejala Covid-19. “Apalagi mendeteksi orang tidak bergejala, orang berisiko rendah, itu belum ada datanya. Jadi berbeda ya setting pada fase 1, 2 nya itu berbeda dengan peruntukannya. Ini yang nggak bisa disamakan,” katanya.
Bahkan, Genose juga masih dalam proses riset. Sehingga, kata Dicky, bisa berpotensi false negatif ketika Genose ini digunakan. “Jadi, masih ada proses yang harus dilakukan untuk itu (riset). Terutama karena ada bias seleksi partisipan, di fase 1 nya, termasuk fase 2 nya. Jadi ini akan berpotensi terjadinya false negatif, akan sangat berpotensi,” jelasnya.
Selain itu, Dicky juga mengkritisi pelaksanaan pengambilan sampel Genose yang mulai hari ini digunakan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Ia mengatakan pengambilan sampel riskan potensi paparan Covid-19. Apalagi, penularan Covid-19 terjadi melalui udara.
“Dan ditambah lagi ada potensi paparan ya, ketika pengambilan melakukan tesnya di tempat yang menurut saya itu sangat riskan ya. Apalagi sangat jelas saat ini penularan Covid ini melalui udara,” jelas Dicky.
(Baca: Bayar Rp20 Ribu, Tes GeNose di Stasiun Jogja Lebih Diminati Dibanding Swab Antigen)
Bahkan, Genose juga masih dalam proses riset. Sehingga, kata Dicky, bisa berpotensi false negatif ketika Genose ini digunakan. “Jadi, masih ada proses yang harus dilakukan untuk itu (riset). Terutama karena ada bias seleksi partisipan, di fase 1 nya, termasuk fase 2 nya. Jadi ini akan berpotensi terjadinya false negatif, akan sangat berpotensi,” jelasnya.
Selain itu, Dicky juga mengkritisi pelaksanaan pengambilan sampel Genose yang mulai hari ini digunakan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Ia mengatakan pengambilan sampel riskan potensi paparan Covid-19. Apalagi, penularan Covid-19 terjadi melalui udara.
“Dan ditambah lagi ada potensi paparan ya, ketika pengambilan melakukan tesnya di tempat yang menurut saya itu sangat riskan ya. Apalagi sangat jelas saat ini penularan Covid ini melalui udara,” jelas Dicky.
(Baca: Bayar Rp20 Ribu, Tes GeNose di Stasiun Jogja Lebih Diminati Dibanding Swab Antigen)
Lihat Juga :