BMKG Mencatat 48 Gempa Terjadi di Sulbar, 10 Kali Dirasakan

Senin, 01 Februari 2021 - 15:26 WIB
“Gempa Majene diawali dengan gempa pembuka (foreshocks), kemudian terjadi gempa utama (mainshock), dan diikuti dengan serangkaian gempa susulan (aftershocks),” sambung Daryono.

Daryono menambahkan gempa pembuka di Sulbar terjadi 14 Januari 2021 pukul 13.35 WIB dengan M5,9 dan menimbulkan kerusakan. “Setelah terjadi rentetan gempa pembuka sebanyak delapan kali, selanjutnya pada 15 Januari 2021 pukul 01.28 WIB terjadi gempa utama dengan magnitudo 6,2 yang dampak guncangan lebih kuat dan lebih merusak,” katanya. Baca juga: BNPB: Malunda Alami Guncangan Terparah Gempa M6,2 di Sulbar

“Dengan memahami bahwa gempa Majene dan Mamuju memiliki produktivitas gempa usulan yang sangat rendah dan didukung perhitungan estimasi peluruhan gempa, maka zona gempa Majene dan Mamuju sudah memasuki kondisi “post seismic”. Mudah-mudahan situasi dan kondisi di Majene dan Mamuju segera aman kambali,” tegas Daryono.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!