Kapolri Dekati Ormas Islam, Diingatkan Masih Ada Persis sampai SI

Senin, 01 Februari 2021 - 07:32 WIB
"Kalau kapolri ingin total merangkul seluruh komponen ormas islam, tak perlu melihat besar atau kecilnya. Pro atau kontra, kritis atau tidak, banyak ormas islam yang sudah bergerak melakukan dakwah dan bimbingan masyarakat, bahkan perannya sudah ada sejak zaman sebelum kemerdekaan," terangnya.

(Baca: Apresiasi Kunjungan ke PBNU dan Muhammadiyah, PKS: Kapolri Paham Sosiologis Masyarakat)

Bahkan, lanjut Fadhli ormas-ormas Islam itu memiliki basis massa yang tersebar di masing-masing wilayah. Seperti Al-wasliyah banyak di Sumatera bagian Aceh dan Sumatera Utara, Perti di Sumatera Bagian Barat dan Tengah bahkan Selatan.

Al-Irsyad di Jakarta dan sekitar. Persis Jawa Barat, Nahdotul Waton di NTB, Matlaul Anwar di Banten, Jamaat Al-khairat di Sulawesi dan tentunya masih banyak ormas islam yang menyebar ke berbagai wilayah lainnya.

"Saya kira Kapolri juga perlu bersilaturahmi dan merangkul ormas Islam lainnya. Jangan dikira setiap wilayah hanya ada NU dan Muhammadiyah saja," ujar dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!