Insiden Sekolah Paksakan Murid Kenakan Jilbab Jangan Sampai Terulang Kembali

Senin, 25 Januari 2021 - 10:23 WIB
Wakil Ketua DPR Korpolkam, Azis Syamsuddin menyesalkan terjadinya pemaksaan penggunaan jilbab terhadap siswi nonmuslim di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam), Azis Syamsuddin menyesalkan terjadinya pemaksaan penggunaan jilbab terhadap siswi nonmuslim di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat.

Azis menilai hal itu akan menimbulkan rusaknya kebhinekaan dalam kehidupan keseharian di tengah masyarakat, terlebih sekolah tersebut bukan merupakan sekolah yang berbasis keagamaan seperti Madrasah Aliyah (MA) ataupun Pesantren yang merupakan sekolah khusus bagi umat muslim dalam menimba ilmu pendidikan di jenjang menengah atas. Baca juga: Polemik Wajib Jilbab Siswa Nonmuslim, PKB Anggap Membahayakan



"Jangan sampai ini terulang kembali di dunia pendidikan umum, karena ini akan menyebabkan psikologis anak terganggu dan merampas hak asasi anak," ujar Azis kepada wartawan, Senin (25/1/2021).

Namun, Politikus Partai Golkar ini mengapresiasi sikap Kepala Sekolah SMKN 2 Padang yang langsung melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada siswi dan orang tua murid, serta masyarakat atas perilaku tenaga pendidiknya yang melakukan pemaksaan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!