BMKG Ingatkan Cuaca 7 Hari ke Depan Berbahaya bagi Penerbangan

Sabtu, 23 Januari 2021 - 22:03 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus melakukan update mengenai iklim, cuaca, gempa dan juga potensi bencana hidrometrologi. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) terus melakukan update mengenai iklim, cuaca, gempa dan juga potensi bencana hidrometrologi. Selain memperingatkan masyarakat umum dan stakeholder terkait, BMKG juga memberkkan warning bagi dunia penerbangan yang cuacanya diprediksi berbahaya sampai 7 hari ke depan.

"Sementara itu, untuk cuaca penerbangan berdasarkan prediksi untuk tujuh hari ke depan (23-28 Januari 2021), saat ini secara umum masih berpotensi tinggi terjadinya pembentukan awan-awan Cumulonimbus (CB) yang dapat membahayakan penerbangan," ujar Ketua BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers secara daring yang disiarkan di akun YouTube BKMG, Sabtu (23/1/2021). Baca juga: BMKG Ungkap Daerah Berpotensi Banjir Pada Akhir Januari 2021



Dia menjelaskan awan Cumulonimbus dengan persentase cakupan spasial maksimum antara 50-75% (OCNL/Occasional) diprediksi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat dan Papua.

Kondisi ini juga terjadi di wilayah perairan mulai dari Samudera Hindia barat, Bengkulu hingga Jawa Tengah, Perairan Utara Jawa Tengah, Laut Sumbawa, Laut Flores, Selat Makasar, Laut Sulawesi, Perairan selatan Bali hingga NTT dan Samudera Hindia selatan Bali-NTT, Laut Arafuru, Samudra Pasifik utara Papua.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!