Menanti Efektivitas Vaksin

Kamis, 14 Januari 2021 - 07:05 WIB
Dalam memberantas suatu penyakit, jumlah populasi di setiap wilayah dunia yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik haruslah tinggi dan dalam periode yang panjang, juga disertai pengawasan yang memadai. Vaksin sangat efisien dalam melindungi setiap orang jika belum terpapar oleh suatu penyakit. Vaksin juga dapat melindungi individu ketika diberikan setelah terpapar oleh penyakit tersebut. Contohnya vaksin rabies, hepatitis B, hepatitis A, campak, dan varicella.

Jika seseorang sudah divaksinasi dan terkena suatu penyakit, derita yang dialami akan lebih ringan dibandingkan jika orang tersebut belum divaksinasi. Itulah manfaat lain vaksin. Selain mencegah seseorang terserang suatu penyakit, vaksin juga dapat melindungi dari infeksi.

Tak hanya berhenti dengan seremoni vaksinasi, tetapi pemerintah perlu mendorong terciptanya kesadaran masyarakat. Sebab, masih banyak masyarakat yang meragukan keamanan dari vaksin yang akan disuntikkan. Menciptakan kesadaran tak melulu dengan retorika represif, misalnya jika tidak mau divaksin akan dipidana dan didenda atau bisa dua-duanya.

Retorika represif yang selama ini dipilih sebagai alat komunikasi publik sebaiknya diganti dengan pendekatan human relations. Misalnya dengan memberikan pemahaman secara persuasif kepada masyarakat bahwa vaksin merupakan salah satu cara terpenting dan tepat guna untuk mencegah penyakit dan menjaga kondisi tubuh.

Juga perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa vaksinasi, yang juga sering disebut imunisasi, mengambil keuntungan dari fungsi unik yang dimiliki tubuh dalam mempelajari dan melawan kuman-kuman penyebab penyakit. Vaksin membantu menciptakan kekebalan tubuh untuk melindungi diri dari infeksi tanpa mengakibatkan efek samping yang membahayakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!