Jokowi Sudah Divaksinasi, Gus Nabil: Masyarakat Tak Perlu Ragu
Rabu, 13 Januari 2021 - 15:44 WIB
Gus Nabil menyatakan sejak awal dirinya bersedia divaksinasi. Terlebih setelah adanya terbitnya EUA (Emergency Use Authorization) dari BPOM. Apalagi, sebelumnya, MUI sudah memberikan fatwa halal dan suci atas vaksin Sinovac, dengan riset dan uji produk untuk standar halal dalam proses pembuatan maupun bahan.
Menurut Gus Nabil, jika ada masyarakat yang masih menolak divaksinasi, maka tidak menjadi persoalan. Sebab, vaksinasi diperuntukkan bagi masyarakat yang mau dan siap bertahan di tengah pandemi. "Pemerintah telah memberikan gratis, siapa yang mau, silakan. Nah, bagi yang tidak mau, jangan membuat pelintiran kebencian, tidak perlu provokatif dengan menyampaikan kabar bohong," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ini.
Gus Nabil mendorong pemerintah untuk menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) semisal NU dan Muhammadiyah, untuk menyampaikan informasi publik terkait vaksin COVID-19. Distribusi vaksin dan kesiapan tenaga kesehatan juga hal yang perlu diperhatikan pemerintah, sehingga proses dan prosedurnya berjalan dengan baik.
Baca juga: Raffi Ahmad Ikut Divaksin Bareng Jokowi
Ia mengatakan, pemerintah telah bekerja keras, melakukan yang terbaik dalam menangani pandemi. Untuk itu, sudah saatnya bagi seluruh masyarakat bekerja sama, saling bantu, agar vaksinasi dan program-program penanganan pandemi bisa berlangsung baik, sehingga bangsa Indonesia bisa melewati pandemi dan bangkit bersama-sama.
Menurut Gus Nabil, jika ada masyarakat yang masih menolak divaksinasi, maka tidak menjadi persoalan. Sebab, vaksinasi diperuntukkan bagi masyarakat yang mau dan siap bertahan di tengah pandemi. "Pemerintah telah memberikan gratis, siapa yang mau, silakan. Nah, bagi yang tidak mau, jangan membuat pelintiran kebencian, tidak perlu provokatif dengan menyampaikan kabar bohong," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ini.
Gus Nabil mendorong pemerintah untuk menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) semisal NU dan Muhammadiyah, untuk menyampaikan informasi publik terkait vaksin COVID-19. Distribusi vaksin dan kesiapan tenaga kesehatan juga hal yang perlu diperhatikan pemerintah, sehingga proses dan prosedurnya berjalan dengan baik.
Baca juga: Raffi Ahmad Ikut Divaksin Bareng Jokowi
Ia mengatakan, pemerintah telah bekerja keras, melakukan yang terbaik dalam menangani pandemi. Untuk itu, sudah saatnya bagi seluruh masyarakat bekerja sama, saling bantu, agar vaksinasi dan program-program penanganan pandemi bisa berlangsung baik, sehingga bangsa Indonesia bisa melewati pandemi dan bangkit bersama-sama.
Lihat Juga :