DPR Minta Pemerintah Pastikan WhatsApp-Facebook Jamin Keamanan Data Pribadi
Selasa, 12 Januari 2021 - 20:41 WIB
Anggota Komisi I DPR Muhammad Iqbal mendorong pemerintah meminta WhatsApp dan Facebook melakukan penguatan keamanan data-data pribadi. FOTO/SINDOnews/ABDUL ROCHIM
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Muhammad Iqbal mendorong pemerintah meminta WhatsApp dan Facebook melakukan penguatan keamanan data-data pribadi, sehingga kasus kebocoran data pribadi pengguna tidak terjadi lagi.
Iqbal mengatakan, masyarakat Indonesia yang menggunakan WhatsApp, akhir-akhir ini dibuat bingung setelah menerima pemberitahuan pembaruan persyaratan layanan dan kebijakan privasi baru.
"Salah satunya isinya bahwa pengguna sekarang diharuskan menyerahkan data ke Facebook selaku perusahaan induk WhatsApp jika ingin tetap menggunakan aplikasi tersebut. Untuk itu, kami meminta pihak WhatsApp dan Facebook untuk transparan mengenai kebijakan tersebut," katanya, Selasa (12/1/2021). (Baca juga: Buntut dari Aturan Baru, Pengguna WhatsApp Anjlok 11% secara Global )
Menurut Iqbal, mereka harus menjelaskan data-data apa saja yang akan diserahkan, termasuk yang diserahkan ke pihak ketiga, dan penggunaannya untuk kepentingan apa. "Kita tahu kasus kebocoran data-data pribadi pengguna Facebook bukan hanya sekali terjadi," kata Sekretaris Fraksi PPP MPR ini.
Iqbal mengatakan, masyarakat Indonesia yang menggunakan WhatsApp, akhir-akhir ini dibuat bingung setelah menerima pemberitahuan pembaruan persyaratan layanan dan kebijakan privasi baru.
"Salah satunya isinya bahwa pengguna sekarang diharuskan menyerahkan data ke Facebook selaku perusahaan induk WhatsApp jika ingin tetap menggunakan aplikasi tersebut. Untuk itu, kami meminta pihak WhatsApp dan Facebook untuk transparan mengenai kebijakan tersebut," katanya, Selasa (12/1/2021). (Baca juga: Buntut dari Aturan Baru, Pengguna WhatsApp Anjlok 11% secara Global )
Menurut Iqbal, mereka harus menjelaskan data-data apa saja yang akan diserahkan, termasuk yang diserahkan ke pihak ketiga, dan penggunaannya untuk kepentingan apa. "Kita tahu kasus kebocoran data-data pribadi pengguna Facebook bukan hanya sekali terjadi," kata Sekretaris Fraksi PPP MPR ini.
Lihat Juga :