Sahabat Kenang Sosok Mulyadi, Eks Ketum HMI Korban Tragedi Sriwijaya Air

Minggu, 10 Januari 2021 - 13:20 WIB
Arief juga menceritakan tentang peristiwa hijrah dari sekretariat di Jalan Diponegoro ke Jalan Sultan Agung. "Berbagai fitnah diluncurkan, hingga upaya lapor-melapor kepolisian dilakukan oleh teman-teman kami sendiri," ujarnya.

Di akhir periode Arief sebagai Ketum PB HMI 2013-2015, Kongres XXIX HMI di Pekanbaru, Mulyadi akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum PB HMI 2016-2018. "Kami semua ikut membalas, menuntaskan komitmen yang telah kami bangun dua tahun sebelumnya," ujarnya.

Dia juga mengenang pertemuan pertama dengan Mulyadi. Selain saat rapat-rapat di sekretariat PB HMI, juga pernah bertemu di Terminal Busway Manggarai. Sore itu, Arief baru pulang kerja dari Klinik Cempaka Putih dan Mulyadi baru pulang kuliah dari Universitas Trisakti.

Mulyadi, kata dia, terpaut lima tahun usia diatas saya. Begitupun proses di HMI, Mulyadi lebih dulu aktif sebagai Ketua Bidang Pembinaan Anggota/Kaderisasi PB HMI 2010-2012. Sementara Arief sebagai Wasekjen Eksternal PB HMI 2010-2012.

Dalam Kongres yang panjang, sebulan dan di tiga tempat, Arief merasa ditakdirkan bekerja sama dengan Mulyadi dalam PB HMI 2013-2015.

"Suatu waktu pelantikan HMI di Pontianak, saya memaksa Mas Mul untuk melanjutkan penerbangan ke Sintang, Kalbar. Dengan menggunakan pesawat ATR, kami tiba di salah satu kabupaten transmigran terjauh di Kalimantan, 1600 kilometer dari Jakarta," tandasnya.

Dia juga mengenang saat Mulyadi memperkenalkannya dengan kedua orang tuanya. Beralas lantai semen, keduanya menikmati teh hangat dari Ibunda Mulyadi siang itu. "Saya membayangkan sembari bersyukur, bagaimana HMI bisa mengangkat kami semua dari bukan siapa-siapa hingga seperti hari ini," ungkapnya.

Arief datang kembali ke Pontianak Kalimantan Barat untuk menghadiri pernikahan Mulyadi pada 20 November 2020, sebulan lebih yang lalu.

Dia mengaku sangat bahagia karena akhirnya kawannya itu dipertemukan dengan kekasih sejatinya, yang kini bersamanya menuju Surga. "Seringkali kami semua di WAG PB HMI 2013-2015 memperingati Mas Mul untuk segera menikah. Alhamdulillah, dalam usia 39 tahun beliau akhirnya menikah dengan kebahagiaan sangat terang terpancar," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!