8,87% Kasus Covid-19 Diderita Anak-Anak, Satgas: Paling Banyak Usia SD
Kamis, 07 Januari 2021 - 21:19 WIB
Sementara dari sebaran kasus positif covid pada usia anak, Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Barat dan Banten konsisten tempati peeringkat 10 besar daerah dengan konfirmasi kasus tertinggi. Di mana DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah konsisten tempati empat teratas pada seluruh golongan umur rentang usia sekolah. Sementara kasus kematian karena Covid-19 pada usia anak tersebar di beberapa provinsi.
(BACA JUGA : Satgas Tegaskan Jawa-Bali Kontributor Terbanyak Kasus Corona )
Untuk rentang usia 0-2 tahun paling tinggi adalah Sulawesi Utara 6,78%, NTB 4,72%, dan NTT 4,35%. “Jawa Timur 4,6%, Riau 0,73%, Kepulauan Riau 0,72% untuk rentang 3-6 tahun. Kemudian Jawa Timur 4,6%, Gorontalo 1,49%, Sulawesi Selatan 1,47% pada rentang usia 7-12 tahun. Jawa Timur 4,96%, Gorontalo 2,08%, dan NTB 0,85% pada rentang 13-15 tahun. Lalu Jawa Timur 4,62%, Gorontalo 1,6%, dan Aceh 1,35% paa rentang usia 16-18 tahun,” katanya. (Baca juga: Bertambah 9.321 Orang, Jumlah Positif Corona di Tanah Air Capai 797.723 Kasus)
Wiku menegaskan penyampaian data ini bukan untuk menakut-nakuti. Menurutnya hal ini bagian dari bentuk transparansi satgas kepada pemda maupun masyarakat. “Data ini juga selayaknya dijadikan dasar pertimbangan sebelum mengeluarkan izin pembelajaran tatap muka. Daerah dengan persentase kasus positif Covid-19 tinggi, diharapkan fokus terlebih dulu pada penanganan pandemi,” ujarnya.
(BACA JUGA : Satgas Tegaskan Jawa-Bali Kontributor Terbanyak Kasus Corona )
Untuk rentang usia 0-2 tahun paling tinggi adalah Sulawesi Utara 6,78%, NTB 4,72%, dan NTT 4,35%. “Jawa Timur 4,6%, Riau 0,73%, Kepulauan Riau 0,72% untuk rentang 3-6 tahun. Kemudian Jawa Timur 4,6%, Gorontalo 1,49%, Sulawesi Selatan 1,47% pada rentang usia 7-12 tahun. Jawa Timur 4,96%, Gorontalo 2,08%, dan NTB 0,85% pada rentang 13-15 tahun. Lalu Jawa Timur 4,62%, Gorontalo 1,6%, dan Aceh 1,35% paa rentang usia 16-18 tahun,” katanya. (Baca juga: Bertambah 9.321 Orang, Jumlah Positif Corona di Tanah Air Capai 797.723 Kasus)
Wiku menegaskan penyampaian data ini bukan untuk menakut-nakuti. Menurutnya hal ini bagian dari bentuk transparansi satgas kepada pemda maupun masyarakat. “Data ini juga selayaknya dijadikan dasar pertimbangan sebelum mengeluarkan izin pembelajaran tatap muka. Daerah dengan persentase kasus positif Covid-19 tinggi, diharapkan fokus terlebih dulu pada penanganan pandemi,” ujarnya.
Lihat Juga :