Masyarakat yang Pulang Liburan Disarankan Karantina di Rumah 7 Hari

Sabtu, 02 Januari 2021 - 08:41 WIB
Calon penumpang berada di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (29/12/2020). Foto/SINDOnews/Yorri Farli
JAKARTA - Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman menyarankan masyarakat yang baru pulang mudik atau liburan agar melakukan karantina mandiri di rumah sebelum beraktivitas kembali.

Menurut Dicky, kebijakan pemerintah yang mewajibkan masyarakat menyertakan surat keterangan bebas Covid-19 melalui pemeriksaan rapid test antigen tidak terlalu berjalan efektif.



"Walaupun ada kebijakan pemeriksaan rapid test antigen ya, kalau itu tidak dilakukan dengan konsisten dan komitmennya jelas, ya tidak efektif juga. Itu harus disertai karantina. Contoh pada saat ini yang pulang mudik, atau yang berlibur ini mereka harus dipastikan tujuh hari setidaknya diam di rumah," katanya ketika dihubungi, Sabtu (2/1/2021).

(Baca juga: Tahun Baru, Kasus COVID-19 di AS Tembus 20 Juta ).

Terapkan WFH

Bahkan, kata Dicky, perusahaan-perusahaan seharusnya menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) . Batas waktunya, sambung Dicky, tidak ditentukan sampai pandemi Covid-19 dinilai sudah terkendali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!