Sebut KPK Era Firli Lebih Baik, ICW Minta Mahfud MD Berbicara dengan Data
Selasa, 29 Desember 2020 - 11:39 WIB
Ketiga, kegagalan meringkus buronan. Menurut Kurnia sampai hari ini salah satu buronan kasus korupsi, mantan calon legislatif asal PDIP, Harun Masiku, tidak mampu diringkus oleh KPK. "Padahal melihat rekam jejak KPK selama ini, harusnya tidak sulit untuk menangkap yang bersangkutan," jelasnya.
Keempat, Komisioner yang diusulkan oleh Presiden Joko Widodo faktanya tidak menunjukkan nilai integritas dan tidak bisa menjaga etika sebagai pejabat publik. Hal ini merujuk pada putusan Dewan Pengawas yang menjatuhkan sanksi etik kepada Ketua KPK, Firli Bahuri, karena terbukti menggunakan moda transportasi mewah berupa helicopter. "Maka dari itu, ICW mengusulkan agar pak Mahfud MD membaca data terlebih dahulu agar pendapat yang disampaikan lebih objektif dan faktual," ungkapnya.
Sebelumnya, Mahfud mengungkapkan KPK dib awah kepemimpinan Firli Bahuri ditahun pertama bekerja lebih baik ketimbang zaman Agus Rahardjo. "KPK dianggap lemah lalu pemerintah lagi yang dituding, padahal kita sudah mengatakan KPK itu independen. Meskipun sebenarnya saudara, kalau mau kita objektif tahun pertama KPK yang sekarang dibandingkan dengan tahun pertama KPK yang sebelumnya itu objektifnya juga lebih banyak sekarang prestasinya," kata Mahfud dalam diskusi bertajuk Masalah Strategis Kebangsaan dan Solusinya, secara virtual, Minggu, 27 Desember 2020.
Menurut Mahfud, KPK era Agus Rahardjo ditahun pertama bekerja tidak bisa berbuat apa-apa dibanding KPK di era Firli Bahuri. "Kita ingat Agus Rahardjo menjadi ketua KPK pertama bersama Saut dan sebagainya itu tahun pertama enggak bisa berbuat apa-apa. Ini sekarang setahun sudah bisa berani menangkap menteri DPR, DPRD, Bupati, Wali Kota juga ditangkepin juga udah lebih banyak saat ini sebenarnya," katanya.
Keempat, Komisioner yang diusulkan oleh Presiden Joko Widodo faktanya tidak menunjukkan nilai integritas dan tidak bisa menjaga etika sebagai pejabat publik. Hal ini merujuk pada putusan Dewan Pengawas yang menjatuhkan sanksi etik kepada Ketua KPK, Firli Bahuri, karena terbukti menggunakan moda transportasi mewah berupa helicopter. "Maka dari itu, ICW mengusulkan agar pak Mahfud MD membaca data terlebih dahulu agar pendapat yang disampaikan lebih objektif dan faktual," ungkapnya.
Sebelumnya, Mahfud mengungkapkan KPK dib awah kepemimpinan Firli Bahuri ditahun pertama bekerja lebih baik ketimbang zaman Agus Rahardjo. "KPK dianggap lemah lalu pemerintah lagi yang dituding, padahal kita sudah mengatakan KPK itu independen. Meskipun sebenarnya saudara, kalau mau kita objektif tahun pertama KPK yang sekarang dibandingkan dengan tahun pertama KPK yang sebelumnya itu objektifnya juga lebih banyak sekarang prestasinya," kata Mahfud dalam diskusi bertajuk Masalah Strategis Kebangsaan dan Solusinya, secara virtual, Minggu, 27 Desember 2020.
Menurut Mahfud, KPK era Agus Rahardjo ditahun pertama bekerja tidak bisa berbuat apa-apa dibanding KPK di era Firli Bahuri. "Kita ingat Agus Rahardjo menjadi ketua KPK pertama bersama Saut dan sebagainya itu tahun pertama enggak bisa berbuat apa-apa. Ini sekarang setahun sudah bisa berani menangkap menteri DPR, DPRD, Bupati, Wali Kota juga ditangkepin juga udah lebih banyak saat ini sebenarnya," katanya.
(cip)
Lihat Juga :