Jadi Mensos, Karakter Risma Dinilai Tak Akan Berubah
Minggu, 27 Desember 2020 - 08:41 WIB
"Bansos ini jadi sorotan, dia ( Risma ) juga dibekali anggaran yang tidak sedikit. Jadi memang dibutuhkan orang seperti Risma. Maka sejak awal kabinet reshuffle diumumkan Jokowi, yang kira-kira pas sama posisi ya Risma. Kalo yang lainnya (menteri baru) masih kita uji sama-sama. Maka benar simbol jaket biru (dikenakan menteri baru) itu untuk ingatkan mereka supaya nggak berubah jadi warna oranye," pungkas dia.
Terpisah, Dosen Ilmu Politik UIN Jakarta Bakir Ihsan mengatakan, karakter personal itu sudah merupakan habit yang sukar untuk diubah. Ia akan selalu hadir kapan dan di manapun. Hal ini dikatakan Bakir untuk membaca karakter Risma yang pekan lalu resmi menjadi Menteri Sosial (Mensos).
Menurut Bakir, dalam konteks jabatan Risma sebagai Mensos tentu karakter tersebut akan terbatasi sebatas kewenangannya di kementerian yang dipimpinnya. "Dari segi wewenang Mensos lebih terbatas dibandingnya dengan posisinya yang sebagai wali kota yang bertanggung jawab secara keseluruhan terhadap pengembangan sebuah wilayah," jelasnya saat dihubungi SINDOnews, Minggu (27/12/2020).
Sehingga, lanjut Bakir, Risma nantinya bisa menginspeksi bahkan mungkin memberi sanksi pada bagian yang dianggap menghambat terhadap pengembangan wilayahnya. Dia memprediksi, karakter Risma akan tetap terbaca dalam konteks wewenangnya di Kemensos, sementara dalam konteks lainnya sudah ada kapling kementerian masing-masing.
Terpisah, Dosen Ilmu Politik UIN Jakarta Bakir Ihsan mengatakan, karakter personal itu sudah merupakan habit yang sukar untuk diubah. Ia akan selalu hadir kapan dan di manapun. Hal ini dikatakan Bakir untuk membaca karakter Risma yang pekan lalu resmi menjadi Menteri Sosial (Mensos).
Menurut Bakir, dalam konteks jabatan Risma sebagai Mensos tentu karakter tersebut akan terbatasi sebatas kewenangannya di kementerian yang dipimpinnya. "Dari segi wewenang Mensos lebih terbatas dibandingnya dengan posisinya yang sebagai wali kota yang bertanggung jawab secara keseluruhan terhadap pengembangan sebuah wilayah," jelasnya saat dihubungi SINDOnews, Minggu (27/12/2020).
Sehingga, lanjut Bakir, Risma nantinya bisa menginspeksi bahkan mungkin memberi sanksi pada bagian yang dianggap menghambat terhadap pengembangan wilayahnya. Dia memprediksi, karakter Risma akan tetap terbaca dalam konteks wewenangnya di Kemensos, sementara dalam konteks lainnya sudah ada kapling kementerian masing-masing.
Lihat Juga :