Siswa SMA Pradita Dirgantara Raih Medali Emas di Ajang NASPO dan I2ASPO
Jum'at, 25 Desember 2020 - 22:36 WIB
Persiapan penelitian dan percobaan APD ini memakan waktu sekitar 1 bulan. “Tiffany dan Eilmuddin mempersiapkan sekitar 1 bulan dengan melakukan percobaan pengembangan APD, membuat makalah serta membuat video cara kerja alatnya. Mereka juga mempersiapkan presentasi yang harus dilakukan dalam Bahasa Inggris. Pembimbingan untuk lomba ini sepenuhnya dilakukan secara daring,” tutur pembimbing Nanang Adi Prayitno.
Sebagai pembimbing, kata Nanang, dirinya sangat bangga dengan mereka. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa siswa SMA Pradita Dirgantara tetap dapat berprestasi dengan sangat baik meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19. ”Semoga hal ini akan semakin memotivasi siswa-siswi lain untuk juga dapat berprestasi walau dalam kondisi pandemi.” tambah Nanang.
Selain merasa bangga dapat memenangkan perlombaan ini, Tiffany dan Eilmuddin juga sangat senang karena melalui APD yang mereka buat, dapat membantu para petugas medis. “Saya sendiri sudah senang sejak alat ini bisa jadi, lalu ketika bisa memenangkan lomba saya merasa bangga karena alat kami diakui dan bermanfaat untuk orang lain. Memenangkan lomba seperti bonus tersendiri yang membangkitkan semangat untuk melanjutkan inovasi atau menciptakan inovasi baru,” ucap Tiffany.
Senada, Eilmuddin merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan dan semua orang yang telah member dukungan dan bimbingan. “Kami berharap inovasi ini tidak berhenti di sini dan bisa dikembangkan sehingga menjadi sebuah produk yang dapat disebarkan ke masyarakat, sehingga inovasi ini bisa menjadi manfaat bagi masyarakat luas,”ucap Eilmuddin.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ir. Nuryati Istiana mengatakan, kemenangan ini menjadi kebanggaan bagi SMA Pradita Dirgantara. “Mereka sudah ada jiwa peneliti dari dulu sehingga mereka melihat keadaan atau situasi, tumbuh ide kreatifnya untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dia lihat, kami bersyukur dan bahagia mempunyai siswa yang seperti itu. Dia mampu berkolaborasi dengan temannya walaupun dimusim pandemi seperti ini. Semoga bisa menginspirasi siswa yang lainnya. Siswa yang hebat, guru sebagai fasilitator yang hebat dan orang tua yang memotivasi, semua itu menciptakan suasana yang kondusif untuk meraih prestasi terbang mendunia,” kata Istiana.
Sebagai pembimbing, kata Nanang, dirinya sangat bangga dengan mereka. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa siswa SMA Pradita Dirgantara tetap dapat berprestasi dengan sangat baik meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19. ”Semoga hal ini akan semakin memotivasi siswa-siswi lain untuk juga dapat berprestasi walau dalam kondisi pandemi.” tambah Nanang.
Selain merasa bangga dapat memenangkan perlombaan ini, Tiffany dan Eilmuddin juga sangat senang karena melalui APD yang mereka buat, dapat membantu para petugas medis. “Saya sendiri sudah senang sejak alat ini bisa jadi, lalu ketika bisa memenangkan lomba saya merasa bangga karena alat kami diakui dan bermanfaat untuk orang lain. Memenangkan lomba seperti bonus tersendiri yang membangkitkan semangat untuk melanjutkan inovasi atau menciptakan inovasi baru,” ucap Tiffany.
Senada, Eilmuddin merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan dan semua orang yang telah member dukungan dan bimbingan. “Kami berharap inovasi ini tidak berhenti di sini dan bisa dikembangkan sehingga menjadi sebuah produk yang dapat disebarkan ke masyarakat, sehingga inovasi ini bisa menjadi manfaat bagi masyarakat luas,”ucap Eilmuddin.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ir. Nuryati Istiana mengatakan, kemenangan ini menjadi kebanggaan bagi SMA Pradita Dirgantara. “Mereka sudah ada jiwa peneliti dari dulu sehingga mereka melihat keadaan atau situasi, tumbuh ide kreatifnya untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dia lihat, kami bersyukur dan bahagia mempunyai siswa yang seperti itu. Dia mampu berkolaborasi dengan temannya walaupun dimusim pandemi seperti ini. Semoga bisa menginspirasi siswa yang lainnya. Siswa yang hebat, guru sebagai fasilitator yang hebat dan orang tua yang memotivasi, semua itu menciptakan suasana yang kondusif untuk meraih prestasi terbang mendunia,” kata Istiana.
(poe)
Lihat Juga :