Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19, Bamsoet: Lampu Merah bagi Para Spekulan
Kamis, 17 Desember 2020 - 05:35 WIB
Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pernyataan Presiden Jokowi untuk memberikan vaksin COVID-19 secara gratis kepada seluruh rakyat Indonesia. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Ketua MPR , Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pernyataan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) untuk memberikan vaksin COVID-19 secara gratis kepada seluruh rakyat Indonesia.
"Pernyataan tersebut sekaligus memupus harapan dan merupakan ‘lampu merah’ kepada para spekulan yang hendak bermain di bisnis vaksin yang menggiurkan tersebut," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (16/12/2020). (Baca juga: PDIP Anggap Keputusan Jokowi Gratiskan Vaksin Bukti Negara Hadir)
Dalam hal penanganan COVID-19, Bamsoet mendukung gagasan pengetatan kembali pembatasan sosial, baik berskala besar maupun berskala kawasan lebih kecil untuk diterapkan di daerah-daerah yang secara terus menerus mengalami kenaikan kasus baru COVID-19. Juga daerah-daerah yang selalu memiliki jumlah kasus COVID-19 yang banyak agar laju penularan kasus COVID-19 dapat ditekan.
"Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati dan mematuhi kebijakan tersebut," katanya.
"Pernyataan tersebut sekaligus memupus harapan dan merupakan ‘lampu merah’ kepada para spekulan yang hendak bermain di bisnis vaksin yang menggiurkan tersebut," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (16/12/2020). (Baca juga: PDIP Anggap Keputusan Jokowi Gratiskan Vaksin Bukti Negara Hadir)
Dalam hal penanganan COVID-19, Bamsoet mendukung gagasan pengetatan kembali pembatasan sosial, baik berskala besar maupun berskala kawasan lebih kecil untuk diterapkan di daerah-daerah yang secara terus menerus mengalami kenaikan kasus baru COVID-19. Juga daerah-daerah yang selalu memiliki jumlah kasus COVID-19 yang banyak agar laju penularan kasus COVID-19 dapat ditekan.
"Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati dan mematuhi kebijakan tersebut," katanya.
Lihat Juga :