Skema Cawapres Masih Mungkin Anies Bersanding dengan Prabowo di 2024
Minggu, 13 Desember 2020 - 09:23 WIB
"Jauh lebih mungkin jika orientasinya Cawapres, itu pun jika popularitas dan elektabilitasnya stabil, sementara antara posisi (pemilihan) Gubernur (DKI) dengan masa kontestasi (Pilpres) berjarak satu tahun, tentu akan berpengaruh pada popularitasnya," ujar Dedi saat dihubungi SINDOnews, Minggu (13/12/2020).
Menurut Dedi, andaikan ada skema luar biasa yang memungkinkan Anies menjadi Capres, maka salah satu Parpol besar harus ada yang merelakan tanpa mengajukan tokoh atau kader mereka. Namun kondisi ini dianggap sulit terwujud.
Dedi melihat, masing-masing parpol pasti memilih menyodorkan Ketua Umum mereka atau setidaknya kader asli mereka, termasuk Partai Gerindra yang telah mengusung Anies di DKI Jakarta.
"Jika Anies Cawapres akan lebih banyak skema yang muncul, termasuk potensi bersanding dengan Prabowo Subianto," pungkas dia.
Menurut Dedi, andaikan ada skema luar biasa yang memungkinkan Anies menjadi Capres, maka salah satu Parpol besar harus ada yang merelakan tanpa mengajukan tokoh atau kader mereka. Namun kondisi ini dianggap sulit terwujud.
Dedi melihat, masing-masing parpol pasti memilih menyodorkan Ketua Umum mereka atau setidaknya kader asli mereka, termasuk Partai Gerindra yang telah mengusung Anies di DKI Jakarta.
"Jika Anies Cawapres akan lebih banyak skema yang muncul, termasuk potensi bersanding dengan Prabowo Subianto," pungkas dia.
(maf)
Lihat Juga :